Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Luar Negeri

Empat Orang TKI Tertembak Polisi Malaysia
Kamis, 10 Maret 2005 | 14:14 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Empat orang tenaga kerja Indonesia ilegal tertembak dalam satu patroli polisi di daearah Sungai Buloh Selangor. Kini keempat korban itu dirawat di rumah sakit Selayang. Mereka adalah Reni, Gaspar, Deddi dan Markus.

Rabu malam (9/3), sekitar pukul 23.00 waktu setempat, keempat TKI ilegal sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerja. Mereka berpapasan dengan polisi yang sedang patroli. Polisi mencoba menahan mereka tetapi mereka berusaha melarikan diri. Kemudian polisi menembak mereka dan mengena di bagian kaki.

Menurut Alex Ongky, koordinator Migrant Care di Malaysia, pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke KBRI supaya pihak berwenang mengambil tindakan secepat mungkin. "Informasi selanjutnya sedang ditunggu dan KBRI juga sedang menunggu konfirmasi dari pihak polisi Sungai Buloh," katanya kepada Tempo, Kamis (10/3) siang.

Menurut Kombes Polisi Dwi Proyatno dari KBRI, pihak pemerintah Indonesia memang belum mendapat keterangan lengkap tentang kasus tersebut. Tapi polisi Sungai Buloh berjanji akan menjelaskan kejadian itu sore ini.

Berdasarkan info sementara yang diterima KBRI, patroli polisi tersebut sebenarnya bertujuan menggagalkan satu aksi pencurian.

T.H. Salengke - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Para TKI/ TKW yang sedang menunggu panggilan wawancara di Kantor Imigrasi  Malang, Jawa Timur  [Kontibutor TEMPO/ Isra Ramli <isra_ramli@hotmail.com>, 200107]. Para TKI yang kembali dari Tawao Malaysia beristirahat di dalam lokasi penampungan Mambunut,  Nunukan, Kailmantan Timur, Rabu, 11/09/2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021017]
TKI
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jawa Timur Panas Ganyang Malaysia
Pertemuan Tertutup Menhan dan Pimpinan TNI
Giliran Mahasiswa Ambon Buka Pendaftaran "Ganyang Malaysia"
Plang Nama Konsulat Malaysia Dirusak Demonstran
Santri Malaysia di Kediri Kecam Negaranya
Dosen dan Mahasiswa di Situbondo Belajar Ilmu Kebal
Menlu Indonesia-Malaysia Ketemu Nanti Malam
Hubungan Dagang Indonesia-Malaysia Tak Terganggu
Presiden Belum Perintahkan Penarikan Kekuatan
TKW Indonesia Diperkosa dan Disiksa
> selengkapnya...


Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
KepMenakertrans nomor KEP-104A/MEN/2002 tentang Penempatan TKI ke Luar Negeri
UU No. 13 Tahun 2003 Tentang Kentenagakerjaan
IMBANG?
Buruh Migran Meninggal hingga September 2003
Kebutuhan dan Penempatan TKI 2002
> selengkapnya...

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat
Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan TKI
PJTKI
Depnakertrans
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data