Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Luar Negeri

72 Persen Rakyat Irak Ikut Pemilu
Selasa, 01 Pebruari 2005 | 10:38 WIB

TEMPO Interaktif, Baghdad: Tempat pemungutan suara ditutup pukul 18.00 waktu Baghdad. Ketika saya
terakhir mengujungi tempat pemungutan suara (TPS), warga yang memilih diperintah cepat-cepat masuk ke TPS. Para calon pemilih yang hanya tinggal belasan saja berlari-lari terburu-buru. Apalagi, di sebuah TPS di
Karada Dakhil, sekitar 300 meter dari TPS Nabamiyah, terdengar tembakan. Para penjaga keamanan pun segera menutup ring dua dengan pagar kawat berduri.

Meski diancam teror dan kekerasan, pemilihan umum untuk memilih dewan rekosntruksi Irak, tergolong sukses. Sore hari, panitia Pemilu Independen Irak mengumumkan 72 persen warga mengikuti pemungutan suara. "Bahkan para
narapidana di penjara-penjara seperi Abu Ghuraib, Ummul Kutsar dan lainnya juga diberihak memilih," kata Menteri Hak Asasi Manusia Irak, Bachtiar Amin.

Terdapat 5.587 TPS dengan 90 ribu kotak suara yang tersebar di seantero Irak. Di Samarra, sebelah utara Baghdad pemungutan suara tak bisa terselenggara karena alasan keamanan. Di segitiga kematian yang didominasi
kaum Islam Sunni, antara lain: Kota Ramadi dan Falujjah, pemerintah setempat mengumumkan kotak suara belum boleh dibuka dengan alasan keamanan.

Lebih dari 100 ledakan mortir (huwen) di sekitar Baghdad, sampai menjelang pukul 18.00 masih terdengar. Delapan bom bunuh diri dilakukan kelompok yang tak setuju pemilihan umum. Di Sadr City, dekat Baghdad 4 orang meninggal, 7
orang luka-luka, karena serang mortir. Di Mansour, Baghdad 6 orang meninggal 13 luka-luka, karena ada mobil yang nyelonong dan membawa bom. Tujuh mortir meledak di daerah kelahiran bekas diktator Irak, Saddam Hussein. Lima belas orang meninggal dan luka-luka di pintu masuk Zayyunah, Baghdad, sekitar 3 kilometer dari tempat saya tinggal. Di Kirkuk, ledakan terjadi di bandar udara yang
dijadikan pangkalan udara tentara Amerika Serikat.

Sore menjelang penutupan TPS dan menjelang jam malam Baghdad kembali sepi, gelap dan mati. Dingin pun kembali membungkus Baghdad.

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes anti Amerika Serikat mengecam keras rencana pemerintah AS menyerang Irak dengan poster Protes anti Amerika Serikat mengecam keras rencana pemerintah AS menyerang Irak dengan membawa poster di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa, 08/10/2002. Protes ini dinamakan aksi damai
Protes Anti Amerika
Protes Anti Amerika
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bom Bunuh Diri Meledak Dekat TPS
Pemilu Dalam Pengamanan Ketat
Pemilu Sepi
Indeks Menguat
Pemilih Sunni Irak Sedikit
Bom Bunuh Diri Warnai Pemilu Irak
Pemilu di Irak Dimulai
Penangkapan Kelompok Anti Pemilu Terjadi Dimana-Mana
Jam Malam di Irak
Jam Malam Mulai Berlaku di Irak
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Kekasih Peter Crouch Enggan Disebut WAGs
Dinas Kesehatan Balikpapan Minta Tambahan Dana
Gelombang Tinggi, Nelayan Cilacap Nekat Melaut
McLaren Siap Kurangi Bensin Hamilton
Putra Mahathir Mengejar Posisi Puncak UMNO

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data