Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Luar Negeri

WNI Jadi Korban Kecelakaan Pesawat di Cina
Senin, 22 November 2004 | 15:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Warga negara Indonesia menjadi salah satu korban dalam kecelakaan pesawat maskapai China Eastern Airline yang menewaskan 54 orang, Minggu (21/11). Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa, korban bernama Lim Chi Bin atau Jimmy Salim tercatat ikut tewas dalam kecelakan yang terjadi di Baotao, di wilayah Mongolia.

?Kami telah menghubungi pihak keluarga tadi pagi mengenai berita tersebut,? ujar Marty saat dihubungi Tempo, Senin (22/11). Hingga saat ini pemerintah masih melakukan kontak dengan KBRI di Cina untuk mengurus pengembalian jenazah almarhum kembali ke Indonesia. ?Kami juga tengah menunggu bagaimana keinginan keluarga korban mengenai masalah ini,? tambahnya. Pemerintah, kata Marty, tidak mengetahui secara pasti tujuan dari kunjungan korban ke negara tersebut. Jimmy diketahui Direktur PT.Padi Perkasa Eka Bakti.

Hingga saat ini pemerintah Cina masih melakukan penyelidikan mengenai musibah tersebut. Menurut pejabat China Administration of Civil Aviation kepada kantor berita Xinhua Xu Li, dari hasil penyelidikan awal belum ada bukti yang menunjukkan bahwa kecelakaan ini disebabkan karena sabotase.

Juru bicara State Administration of Work Safety Supervision China An Yuanjia mengatakan hingga kini mereka masih mencari kotak hitam pesawat yang belum ditemukan. Diharapkan penemuan ini dapat mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.

Sita Planasari A/AFP

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pilot Garuda Meninggal Setelah Melakukan Pendaratan
Keluarga Munir Minta Perlindungan dari Ancaman Teror
Kecelakaan Pesawat di Cina Tewaskan 53 Penumpang
Keluarga Munir Minta Investigasi Menyeluruh
Hasil Otopsi Jenazah Munir Sudah Diterima Pemerintah
Pemerintah Berusaha Hadirkan Orang Tua Herlina ke Selangor
Menlu: Pembebasan Abilio Pengaruhi Opini Internasional
Pengamat: SBY Harus Lebih Tegas Kepada AS
Sebelas Sektor Tidak Kena Tarif
KONTRAS Minta Deplu Proaktif Sikapi Pelanggaran HAM di Thailand
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan
UU RI No. 1 Tahun 2001 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara Pemerintah RI dan Pemerintah Hongkong Untuk Penyerahan Pelanggar Hukum Yang Melarikan Diri (Agreement Between The Government Of The Republic Of Indonesia and The Government Of Hongkong For The S
Kepres RI No.108 Thn.2003 Tentang Organisasi Perwakilan RI Di Luar Negeri
> selengkapnya...

Website

Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< November,2004>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data