|
Luar Negeri
Polisi Israel Antisipasi Kerusuhan
Kamis, 11 November 2004 | 21:18 WIB
TEMPO Interaktif, Tel Aviv: Polisi Israel meningkatkan kewaspadaan mereka, Kamis (11/11), setelah meninggalnya Pimpinan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat wafat. Polisi mempersiapkan diri, lengkap dengan persenjataan mereka, bersamaan dengan upacara penghormatan terakhir Arafat yang berlangsung di Kairo, Mesir, Jumat (12/11).
Mereka mengantisipasi massa Muslim yang melangsungkan salat Jumat terakhir di bulan Ramadan. Karena kondisi dalam negeri memanas, Menteri Keamanan Internal Gideon Ezra mempersingkat perjalanan ke Eropa dan kembali ke Israel mengantisipasi pemakaman Arafat.
Pihak kepolisian Israel menyatakan mereka akan meningkatkan penjagaan dan kewaspadaan di kawasan-kawasan "panas", seperti jalan masuk ke Jerusalem, dan sekitar Temple Mount, mengantisipasi kemungkinan kerusuhan setelah salat Jumat. Seorang pejabat intelijen menyatakan telah mendapat informasi akan terjadinya kerusuhan yang direncanakan.
Kemungkinan lain yang diantisipasi pihak Israel adalah massa yang akan mengerumuni jenazah Arafat dan ingin menyentuhnya. Massa juga mungkin memaksa agar jenazah tersebut dimakamkan di Temple Mount Jerusalem.
Kepala Polisi Israel Inspektur Jenderal Moshe Karadi bertemu dengan jajaran petinggi kepolisian, untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Jerussalem Post
INDEKS BERITA LAINNYA :
|