|
Bekasi
Sekeluarga Dirampok Di Taksi
Kamis, 04 November 2004 | 23:35 WIB
TEMPO Interaktif, Bekasi:Para penumpang angkutan taksi agaknya harus lebih waspada. Kejadian di Bekasi malam ini kian membuktikan hal itu. Satu keluarga menjadi korban perampokan di dalam taksi yang ditumpanginya. Celakanya, pelakunya juga melibatkan sopir taksi. Saat ini kasus perampokan sudah ditangani aparat polisi, meskipun taksinya sudah teridentifikasi, pelakunya belum ditangkap.
Peristiwa itu tepatnya terjadi Rabu (3/11) sekitar pukul 19.00 Wib. Dari keterangan yang diperoleh dari petugas yang memeriksa korban, satu keluaga yang jadi korban, yakni, Rahayu, 26 tahun, Nilam, 13 tahun, dan Siti Hasanah, 20 tahun. Korban adalah kakak beradik yang tinggal di perumahan Taman Harapan Indah Blok WA, nomor 3, Medan Satria, Bekasi Barat.
Ulah nekad sopir taksi dan dua pelaku lainnya itu menimbulkan kerugian uang tunai sebesar Rp. 5 juta, tiga buah telepon genggam dan sejumlah kartu Anjungan Tunai Mandiri. Dari keterangan yang dikumpulkan, sebelum dirampok, korban sempat ditodong dengan pisau sambil diajak berputar-putar.
Peristiwa naas itu berawal ketika ketiga bersaudara itu baru pulang dari belanja baju di Metropolitan Mall, Jalan Ahmad Yani, Bekasi. Mereka bermakud pulang ke rumah dengan menumpang taksi. Kemdian mereka menyetop taksi Gading. Sayangnya, mereka tak mencatat nomor polisinya.
Awalnya, tidak ada kecurigaan saat mereka masuk ke dalam taksi warna putih itu. Baru sekitar lima kilo, tiba-tiba di tengah perjalanan tepatnya, Jalan Sultan Agung depan Toko Swalayan Naga, sopir taksi langsung menghentikan laju kendaraannya. Tidak disangka-sangka, dua orang pria tidak dikenal langsung masuk ke dalam taksi.
Kedua pria itu langsung membagi posisi. Satu di depan, satu lainnya di belakang. Tidak lama kemudian, kedua pria itu langsung mengeluarkan senjata tajam sejenis pisau, dan menodongkannya.
Karena takut, korban pun menyerahkan perhiasan, ponsel dan uang yang merek amiliki. Korban lalu diturunkan di sekitar wilayah Cikarang. Setelah itu melapor ke Mapolres Bekasi.
Sayangnya, para korban tidak dapat ditemui di rumahnya.
Siswanto - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|