|
Jawa Barat Provinsi AIDS Tertinggi
Rabu, 27 Juli 2005 | 18:16 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Sebanyak 7.098 orang di Indonesia dipastikan menderita HIV/AIDS. Angka ini masih jauh dari total jumlah penderita yang diperkirakan mencapai 130 ribu orang. "Berdasarkan data di UNAIDS, Indonesia termasuk negara yang paling cepat meningkatnya,"ujar Konsultan di Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Nafsiah Mboi seusai menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Komisi Penanggulangan AIDS Nasional dan Provinsi, Rabu (27/7) di Bandung.
Jumlah itu belum termasuk penderita baru yang diperkirakan terus bertambah akibat tingginya
pemakaian jarum suntik di kalangan pengguna narkoba.
"Dalam setahun terakhir, pengguna narkoba dengan jarum
suntik terus bertambah,"katanya.
Berdasarkan data di Sekretariat Komisi Penanggulangan
AIDS Nasional sampai 30 Juni 2005, disebutkan dari
7.098 orang itu 3.358 orang di antaranya positif
mengidap AIDS dan tersebar di 31 provinsi. Sedangkan
sisanya adalah yang menderita HIV di berbagai wilayah
di 32 provinsi.
Khusus AIDS, cara penularannya beragam. Penularan
melalui hubungan heteroseksual mencapai 36,4 persen
sedangkan melalui hubungan homoseksual mencapai 5,8
persen. Angka penularan terbesar melalui penggunaan
jarum suntik (IDU) sebanyak 47,2 persen.
Berdasarkan urutan terbesar, dari 22 provinsi yang
melaporkan data sejak April-Juni 2005, Jawa Barat
menduduki posisi teratas dengan 57 pengidap AIDS dan
12 HIV. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan Papua
dengan 19 penderita AIDS dan satu orang HIV. Setelah
itu, Sumatera Utara berada di posisi berikutnya dengan
17 orang pengidap AIDS, dan Jawa Timur dengan 15 orang
pengidap AIDS. Adapun DKI Jakarta menduduki posisi
kelima dengan 10 orang penderita AIDS.
Rana Akbari Fitriawan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|