Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Nasional  
  Ekonomi&Bisnis  
  Nusa  
  Jakarta  
  Indikator
  Opinet  
  Majalah  
  Koran  
 
   

WHO: Bahaya Flu Burung Masih Harus Diwaspadai
Senin, 04 Juli 2005 | 12:55 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa ancaman virus flu burung masih harus terus diwaspadai. “Virus itu masih belum bisa diprediksi. Namun, dari serangan selama ini, tentu saja kita semua harus senantiasa siap menghadapi kejutan yang ditimbulkannya,” kata Direktur WHO untuk kawasan Pasific Dr. Shigeru Omi dalam konferensi yang membahas soal penyakit mematikan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (4/7).

Virus tersebut, lanjut Shigeru, telah menyerang lebih dari 100 orang, dan setengah diantaranya meninggal dunia. Ganasnya serangan virus flu burung, juga diperlihatkan oleh matinya enam ribu burung yang tengah bermigrasi di Cina bulan lalu.

“Dari Indonesia juga dilaporkan, tewasnya seorang warga diyakini akibat serangn virus ini. Dan di Vietnam, kasusnya boleh disebut saat ini masuk kategori kronis,” kata Shigeru.

Karena itu ia mengingatkan semua negara untuk senantiasa waspada, sekaligus mempercepat upaya mencari penangkalnya. AFP

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Para Ahli Diskusikan Flu Burung Mulai Besok
Ganti Rugi Peternak Terkendala Mekanisme Keuangan
Pemerintah Benarkan Kasus Flu Burung di Indonesia
Depkes : Waspadai Virus Flu Burung Serang Manusia
Dirut PT.Dirgantara Indonesia Dilaporkan Korupsi
Kematian Burung Puyuh di Boyolali Karena Flu Burung
Indonesia Berpotensi Endemi Flu Burung
Di Tangerang Ditemukan Flu Burung pada Babi
Puluhan Ribu Puyuh di Boyolali Mati
Anton: Unggas yang Positif Flu Burung Harus Dimusnahkan
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data