|
Polisi Tak Tahu Material Gedung Tua Dicuri
Rabu, 02 Juli 2008 | 03:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepolisian Sektor Tamansari Metropolitan Jakarta Barat menyatakan belum menerima laporan pencurian atau kehilangan material di gedung-gedung tua di wilayah tugasnya.
"Sama sekali belum sama sekali ada laporan mengenai kasus pencurian material gedung tua," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tamansari, Inspektur Satu Wirdanto, kepada Tempo di Jakarta kemarin. Tapi ia membenarkan di wilayahnya banyak berdiri museum-museum dan gedung-gedung tua.
Seperti diberitakan koran ini kemarin, gedung-gedung di kota tua mulai membahayakan masyarakat karena rawan roboh. Pencurian material bangunan memperparah kerusakan gedung-gedung itu. Gedung Kertaniaga di Jalan Kalibesar Timur, misalnya.
Menurut Mohamad Rohim, penjaga gedung, aula utama dulu dipenuhi sekat-sekat dari kayu jati setinggi 1,5 meter. Hiasan kayu berukir dipajang di sudut-sudut atas ruangan. Pegangan tangga terbuat dari tembaga berukir yang membentang sepanjang 20 meter dari lantai satu ke lantai dua. Perusahaan yang dinasionalisasi dari perusahaan dagang Belanda ini berhenti beraktivitas sejak 1997.
Sekarang, ruangan kosong melompong layaknya gudang. Pegangan tangga raib. Tinggal sisa lubang-lubang menganga di tembok bekas tembaga berukir ditambatkan. Pintu-pintu kayu setinggi lebih dari dua meter serta daun jendela dan kusen hilang. Kuda-kuda penyangga atap di lantai 3 banyak yang lenyap. Akibatnya banyak genteng merosot dan air hujan bocor di sana-sini. Pelapukan pondasi bangunan pun terjadi. Begitu juga gedung Dasaad Musin di Taman Fatahillah dan Djakarta Lloyd di Jalan Kunir. Lantai dua gedung Djakarta Lloyd hilang termasuk tangganya. "Mungkin kayunya sudah dibongkar orang," kata Rifai, 33 tahun, pemulung yang menempati gedung itu sejak lima bulan lalu.
Wirdanto meminta pemilik atau pihak yang dirugikan segera melapor ke polisi kalau material gedung-geduk tua digerogoti pencuri. Tapi, ia berjanji segera mengetatkan penjagaan di gedung-gedung tua. "Untuk penjagaan kami dibantu petugas keamanan dari masyarakat," ujarnya.
Rika Panda
INDEKS BERITA LAINNYA :
|