Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Perampok Bank BRI Bekasi Belum Terlacak
Selasa, 01 Juli 2008 | 19:29 WIB

TEMPO Interaktif, Bekasi: Komplotan Perampok Bank BRI Unit Kedung Waringin belum terlacak. Pelaku yang membawa kabur uang nasabah Rp 100 juta, diduga perampok lintas wilayah.

Kepala Reserse Kriminal Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kabupaten Ajun Komisaris Susatyo Purnomo Tjondro, mengatakan pelaku perna melakukan aksi serupa di Kabupaten Karawang dan Subang.
"Sasarannya sama-sama Bank BRI tingkat Unit," kata Susatyo kepada Tempo, Selasa (1/7).

Aksi perampokan mirip film-film laga terjadi, Jumat (27/6) lalu. Sekitar pukul 11.30 WIB, ketika petugas Bank BRI Unit Kedung Waringin masih melayani transaksi nasabah, enam perampok bersenjata api menyerbu masuk.
Mereka melumpukan seorang satuan pengamanan bank Dadang Mukhlis, dan petugas kebersihan Iwan Gunawa. Korban ditendang dan ditodong senjata jenis rakitan pada pelipisnya. 10 orang yang berada di dalam bank pada saat itu, delapan pegawai, dan dua orang nasabah, disandera di ruang gudang bagian belakang.

Susatyo mengakui tidak mudah memburu pelaku. Sampai saat ini, polisi belum berhasil mendeteksi jalur pelarian komplotan perampok yang kabur memakai mobil Kijang warna hitam itu.
Tim penyidik, kata Susatyo, telah meminta bantuan kepada kepolisian daerah yang pernah terjadi perampokan serupa. Tetapi upaya pencarian yang dilakukan bersama-sama belum membuatkan hasil.
Sementara itu, aktifitas Bank BRI Unit Kedung Waringin yang berada di pinggir jalan Pesanggrahan, Desa Tanjung Baru RT 01/ RW 04, Kecamatan Cikarang Timur, kembali normal.

Sejak Senin (30/6), pegawai bank kembali membuka loket transaksi bagi nasabah yang ingin menabung atau melakukan penarikan uang.
Supaya kejadian serupa tidak terulang, Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kabupaten menyebar anggotanya untuk menjaga beberapa bank yang dinilai rawan. Khususnya bank-bank yang berada di wilayah perbatasan tanpa dilengkapi pengamanan ketat. (Hamluddin)

Dari Arsip Majalah TEMPO
”Saya Kejam karena Terpaksa”  | 06 Oktober 2003
Perampok atau JI Stempelan?  | 29 Juni 2003
Tanggapan BPPN  | 02 Juni 2003
Negosiasi dengan Perampok  | 05 Januari 2004
Nasib Mujur Tiga Penyalur  | 07 April 2003
Bila Sugali Mengganas  | 03 Pebruari 2003
Perompakan Tak Kunjung Padam  | 20 Januari 2003
Keadilan Tak Jua Melirik Sengkon-Karta  | 20 Januari 2003
Aib Pengawal Presiden  | 13 Januari 2003
Komplotan Bogor-Surabaya Tergulung  | 17 September 2001
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Bekuk Perampok Bersenjata
Pekerja Bengkel Dihajar Perampok
Polisi Tembak Pelaku Perampokan
Perampok Warnet di Bandung Ternyata Residivis
Perampok Bersenjata Beraksi di SPBU
Baku Tembak Antara Polisi dan Perampok, 3 Tewas
Perampok ATM Diduga Sering Beroperasi
Tiga Pelaku Perampokan ATM Dibekuk
Perampok ATM Diduga Sering Beroperasi
Pegawai Travel Dirampok, Rp 37 Juta Amblas
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk127241 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data