Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

90 Persen Industri di Tangerang Gunakan Air Bawah Tanah
Kamis, 22 Mei 2008 | 15:15 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:
Sekitar 90 persen dari 4.008 industri di Kabupaten Tangerang saat ini memakai air bawah tanah dengan menggunakan sumur bor.

Pengambilan air secara besar-besaran dan tidak terkendali itulah yang diduga menjadi penyebab merosotnya kuantitas dan kualitas air di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Pengawasan yang sulit menyebabkan maraknya industri menggunakan air tanah," ujar Ujang Sudiartono, Kepala Seksi Air Bersih Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Kamis (22/5).

Menurut Ujang, hampir sebagian besar industri itu berada di wilayah Tangerang tengah seperti Cikupa, Balaraja, Pasar Kemis, Curug, Tigaraksa dan Legok. "Penggunaan air tanah sudah tidak sesuai dengan kapasitas," katanya. Menurut dia, jika hal ini terus dibiarkan akan mengancam kelangsungan kelestarian air bersih diwilayah itu.

Ujang mengakui pengawasan yang kurang membuat para pelaku industri itu merajalela menggunakan air tanah. Padahal, industri tidak diperbolehkan menggunakan air tanah selama masih ada air dari Perusahaan Air Minum Daerah. "Tapi nyatanya, mereka masih menggunakan air sumur sebagai bahan produksi meski hanya sebagai cadangan," katanya.

Joniansyah




Dari Arsip Majalah TEMPO
Ketika Logam Mudah Keropos | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Simpang-Siur Bisnis Basah | 21 Maret 2005
Bukti, Bukan Hanya Berita | 24 Januari 2005
Air Prancis, Air Inggris di Jakarta  | 29 Desember 1998
"Kami Terikat Perjanjian"  | 13 April 1999
Sulitnya Mencari Setetes Air Bersih  | 13 April 1999
PAM Jaya dan Harga Sebuah Kolusi  | 13 April 1999
Terkatung-katung di Umbulan | 01 November 2004
Ganjalan Menjelang Paripurna  | 15 Desember 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Baru 1,1 Persen Warga Kabupaten Tangerang Nikmati Air Bersih
Sebagian Pasokan Air di Tanah Abang Terganggu
PAM di Tanah Abang Terganggu
Acuatico Bidik Proyek Air Minum di Bandung dan Dumai
Lokasi Dana Air Bersih dan Sanitasi Minim
Tagihan Air PDAM Bekasi Membengkak
Lima Tahun Kedepan Tangerang Akan Krisis Air Bersih
Permukaan Air di Jakarta Utara Naik
30 Meter Kubik per Detik Air Bersih Idle
Palyja Umumkan Gangguan Suplai Air
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Kepres RI No. 83 Thn.2002 Tentang Perubahan Atas Kepres No. 123 Thn.2001 Tentang Tim Koordinasi Pengelolaan Sumberdaya Air
> selengkapnya...

Website

Berita Bumi

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123498 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data