Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Warga Bojong Mulai Mempersenjatai Diri
Sabtu, 30 Juli 2005 | 20:24 WIB

TEMPO Interaktif, Bogor: Situasi di Desa Bojong, Klapanunggal, Bogor, Sabtu (30/7) tampak memanas. Warga mulai mempersenjatai diri. Itu terjadi setelah 30 pemuda tak dikenal masuk ke kampung itu Jumat (29/7) malam. Mereka mencopot spanduk warga yang menolak keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bojong. Dua di antara pemuda itu ditangkap dan dihakimi warga hingga luka parah.

Diduga para pemuda tersebut orang suruhan untuk menurunkan spanduk dan poster menjelang uji coba pengolahan sampah di tempat pengolahan sampah terpadu itu. Hingga saat ini warga semakin meningkatkan ronda malam. “Dua
orang itu diduga preman bayaran. Mereka seenaknya saja mencopot spanduk kami,“ ujar Lukman, salah satu pemuda Bojong.

Menurut Lukman, menjelang magrib ada sekitar 30 pemuda datang ke Desa Bojong mencopot spanduk dan berbagai poster penolakan TPST Bojong. Beberapa warga yang mengetahui aksi ini, langsung membunyikan kentongan. Warga yang sudah siaga sejak pekan lalu langsung keluar. Ke-30 orang itu pun langsung lari menyelamatkan diri. Tapi naas bagi dua pemuda tadi, ia tertangkap dan langsung dihakimi massa.

Sulaeman, warga Bojong lainnya, mengatakan sejak peristiwa pengeroyokan para pemuda warga Bojong langsung mempersentajai diri dengan golok, samurai, bambu runcing, ketapel, pentungan. Mereka khawatir kelompok preman bayaran itu kembali menyerang warga.

Deffan Purnama-Tempo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Teknologi yang Tak Menjamin | 29 November 2004
Sampah Ditolak, Warga Ditembak | 29 November 2004

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pemukiman kumuh pemulung di sekitar tempat pembuangan sampah/ TPA Bantar Gebang, Bekasi, 23 April 2001. [TEMPO/ Hendra Suhara; K1A/188/2001; 20010501]. Ekskavator dan para pemulung di tempat pembuangan sampah akhir/TPA Keputih Surabaya, Jawa Timur, 2000. [TEMPO/ Zed Abidien; 30D/274/2000; 20000712].
TPA Bantar Gebang
TPA Keputih Surabaya

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

TPST Bojong Akan Ujicoba Lagi
Sebuah Rumah Dibakar, Bojong Mencekam
Ratusan Warga Bojong Minta Jaminan Keamanan ke Mabes Polri
Ahli BPPT : TPST Bojong Sebaiknya Direlokasi
Warga Bojong Hampir Bentrok
Tim Minta Pertahankan TPST Bojong dalam Status Quo
Pemilahan Sampah Sulit Dilakukan
Kehabisan Akal, Tempat Prostitusi dijadikan TPSS
17 Terdakwa Kasus Bojong Divonis 3-8 Bulan Penjara
Delapan Terdakwa Kerusuhan Bojong Dituntut Enam Bulan
> selengkapnya...


Referensi

Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data