Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Bongkar Peredaran Telepon Seluler "Aspal"
Kamis, 28 Juli 2005 | 17:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi membongkar peredaran telepon seluler gelap, yang biasa dikenal dengan sebutan "BM" (black market) dan dijual tanpa garansi.

"Barang-barang itu sebagian dipasarkan di Roxy Mas Jakarta," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Komisaris Besar Syahrul Mamma, Kamis (28/7).

Dikatakannya, awalnya polisi menemukan pedagang yang menawarkan telepon seluler "BM". Perbedaan harganya dibandingkan dengan merek resmi mencapai Rp 500-700 ribu.

Polisi lalu meminta keterangan FH, pedagang di Roxy Mas yang ditetapkan menjadi tersangka. FH mengaku mendapatkan barang dari AT, perakit yang didatangkan oleh EW dari Singapura.

Sumber Tempo menuturkan, barang-barang tersebut dibeli dari daerah Cleamenti, Singapura. Barang-barang dikirimkan ke Indonesia secara terpisah sehingga pajaknya menjadi lebih murah. Di Indonesia barang ini dirakit kembali sebelum dijual.

Perakitan diduga dilakukan di sebuah apartemen di kawasan Jembatan Dua, Jakarta Barat. Selama dua pekan pengamatan, polisi mendapati beberapa mobil boks keluar masuk dari halaman apartemen itu. Pada 20 Juli 2005 sekitar pukul 15.00 WIB, polisi memergoki mobil boks yang mengangkut telepon seluler merek Nokia.

Dari keterangan sopir mobil books itulah polisi mendapati kegiatan perakitan berbagai tipe. Ratusan telepon seluler ?BM? pun disita, di antaranya bertipe 3220, 3230, 6600, 6020, 7610, 3200, 3100, dan 1100.

Sampai saat ini ketiga tersangka tidak ditahan. Status kejelasan mengenai penahanannya akan menunggu hasil penyelidikan dari Pelabuhan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, tempat barang-barang tersebut tiba dari Singapura ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen. Saat ini tim dari Polda Metro Jaya sudah berangkat ke Riau untuk penyelidikan kasus ini. Indriani


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pembajak Software Ditangkap
Pengelola Warnet dan Rental Demo Aksi Razia
Asosiasi Warnet Pertanyakan Razia Pembajakan Perangkat Lunak
Indonesia Peringkat Lima Pembajakan Peranti Lunak
Keping DVD dan VCD Bajakan Masih Dijual Terbuka
Puluhan Ribu Keping VCD/DVD Bajakan Dihancurkan
Dirjen HAKI Ditolak Masuk Pabrik Pembajak VCD dan DVD
Indonesia Peringkat Keempat Pembajak Piranti Lunak
Indonesia Peringkat Empat Negara Pembajak Piranti Lunak


Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data