Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah DKI Minta Kelola Enam Ruas Jalan Tol
Rabu, 27 Juli 2005 | 03:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta kepada pemerintah pusat untuk dapat membangun dan mengelola enam ruas tol dalam kota yang rencananya akan dibangun pada 2006.

Keenam jalur itu yaitu Tol Ulujami-Kota, Tol Bekasi-Kalimalang-Kampung Melayu, Tol Kampung Melayu-Tomang, Tol Pasar Minggu-Casablanca, Tol Kemayoran-Kampung Melayu, dan Tol Rawabunga-Pulogebang.

"Kami sudah mengirim surat izin membangun dan juga izin mengelola jalan tol bersama dengan PT. Jasa Marga," ujar Wakil Gubernur Fauzi Bowo kepada pers Selasa (26/7).

Permintaan mengelola jalan tol, ujar Fauzi, karena lajur, lintas dan ruas-ruas itu sepenuhnya ada dalam kewenangan daerah khusus Ibukota Jakarta. Fauzi menambahkan, dalam Undang-Undang Otonomi Daerah, UU tentang Provinsi DKI Jakarta, dan UU Tata Ruang disebutkan bahwa daerah punya kewenangan penuh untuk mengatur perencanaan dan kewenangan tata ruang daerah termasuk lajur, lintas, serta ruas jalan.

Proyek jalan tol dalam kota itu diprediksi akan memakan dana Rp 23 triliun sepanjang 85 km. Perhitungannya, tiap kilo meter menghabiskan dana Rp 250 miliar. Proyek akan dibangun selama 4-5 tahun mulai 2006 dengan sumber dana dari BUMD.

Fauzi menambahkan, saat ini rencana proyek pembangunan jalan tol masih dalam kajian. Agar jalan tol yang sejatinya merupakan jalan bebas hambatan tidak malah menjadi jalan antrean panjang kendaraan karena banyaknya jalur-jalur persimpangan. Badriah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bukti, Bukan Hanya Berita | 24 Januari 2005
Kakapnya Tak ke Pengadilan  | 31 Mei 1999
Hambatan di Jalan Bebas Hambatan | 29 November 2004
Jalan Panjang Berujung Bengkalai | 29 November 2004
Memacu Ambisi Bebas Hambatan | 29 November 2004
Surat Pembaca | 22 September 2003
Aturan Baru Jalan Tol | 27 September 2004
Tarif Naik, Macet Tetap  | 16 Juni 2003
Tarif Tol Naik  | 05 Januari 2004
Ancaman Pengelola Jalan Tol  | 10 Maret 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pembangunan jalan tol yang terbengkalai di Kampung Rambutan, Jakarta, 2001 [Koran TEMPO/ Bodi CH; K1A/207/2001; 20010503]. Suasana aksi protes pijar membebaskan jalan tol dengan poster bertuliskan  bayar tol sama dengan memperkaya cendana, bis ppd di jl. Gatot Subroto, Jakarta [Bodi Chandra/ DR; 2000/05/22].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah DKI Minta Kelola Enam Ruas Tol
Tarif Jalan Tol Naik Mulai Agustus
Tarif Jalan Tol Naik Agustus
Tol Antasari Tembus Sampai Bogor
HM Sampoerna Minati Tol Trans Java 700 Km
Presiden Resmikan Tol Cipularang dan Pasupati
Tarif Tol Ulujami Mulai Diberlakukan
Perempuan Memanjat Tiang Lampu Tol, Lalulintas Tersendat
Tol Jakarta-Cikampek Semakin Sering Macet
13 Ruas Tol Akan Ditenderkan Akhir Juni
> selengkapnya...


Referensi

UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan

Website

PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data