Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   
(Kayu gelondongan selundupan eks MV. Kum Jin Gang yang ada di Basis TNI-AL, Surabaya, Jawa Timur. [Citrawijaya Lim; 20040331].)       (Kayu gelondongan selundupan eks MV. Kum Jin Gang yang ada di Basis TNI-AL, Surabaya, Jawa Timur. [Citrawijaya Lim; 20040331].)
(Kayu gelondongan selundupan eks MV. Kum Jin Gang yang ada di Basis TNI-AL, Surabaya, Jawa Timur. [Citrawijaya Lim; 20040331].)
(Kayu gelondongan selundupan eks MV. Kum Jin Gang yang ada di Basis TNI-AL, Surabaya, Jawa Timur. [Citrawijaya Lim; 20040331].)
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman (kiri), dan GM Phillip Morris Indonesia (kanan) dalam acara pembakaran pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])       (GM Phillip Morris Indonesia dalam acara pembakaran pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman (kiri), dan GM Phillip Morris Indonesia (kanan) dalam acara pembakaran pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(GM Phillip Morris Indonesia dalam acara pembakaran pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman (ketiga dari kanan), dan GM Phillip Morris Indonesia (kedua dari kanan) saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])       (Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman (ketiga dari kanan), dan GM Phillip Morris Indonesia (kedua dari kanan) saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])       (Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat membakar pakaian bekas dan rokok selundupan di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat pembakaran rokok selundupan dan pakaian bekas di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])       (Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat pembakaran rokok selundupan dan pakaian bekas di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat pembakaran rokok selundupan dan pakaian bekas di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])
(Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai, Eddy Abdurrahman, saat pembakaran rokok selundupan dan pakaian bekas di Medan, Sumatera Utara, 21 Mei 2004. [TEMPO/ Hendra Suhara; Digital Suhara; 20040521])

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Air Sumatra Utara Gagalkan Penyelundupan 50 Ton BBM
Diduga Tak Sesuai Manifes Global I Ditahan Polisi
DPRD Minta Penyelundupan BBM ke Timor Leste Dicegah
Kapal Mau Selundupkan Solar ke Filipina Ditangkap
Tangker Pertamina Selundupkan Ratusan Ton BBM ke Timor Leste
Ratusan Alat Bantu Seks dan Senjata Mainan Disita
'Tembak Ditempat Pelaku Penyelundupan di Perbatasan'
Menteri: Perbatasan Singapura Rawan Penyelundupan
Penyelundup Ganja Ditahan, Konjen RI di Perth Diancam
Penyelundup Membonceng Bantuan Bencana
> selengkapnya...


Referensi

Penyelundupan, Dimana Masalahnya?
Jalur Penyelundupan TKI dan Barang Ilegal
Larangan Impor Daging Sapi Amerika Serikat
PP RI No. 82 Tahun 2000 Tentang Karantina Hewan
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Masyarakat Lebih Akrab dengan Mencoblos
Pemungutan Suara Pemilu 2009 Memakan Waktu Lebih Lama
Soetrisno Bachir Harapkan Gaet Pendukung Gus Dur
Biaya Operasional Pengelolaan Sampah Minim
Departemen Pertanian Dibobol Maling

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data