|
Bandar 'Togel' Bekasi Ubah Strategi Penjualan
Selasa, 26 Juli 2005 | 11:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kalangan bandar judi di Kota Bekasi tetap memasarkan kupon judi tebakan nomor toto gelap (togel) secara terselubung. Namun, modus penjualan dan jenis togelnya berbeda dibandingkan dengan sebelumnya.
Kepala Pos Polisi Terminal Kota Bekasi, Inspektur Dua Tri Wahono, menyatakan, bandar kini memasarkan togel dari rumah ke rumah. "Mereka kini mengganti kupon togel yang sebelumnya ada merek dengan kertas biasa. Seperti bisa juga kertas rokok," kata Wahono.
Hal itu dikatakan Wahono setelah jajaran petugas reserse kriminal Polsek Bekasi Timur menangkap Pakpahan, penjaga sebuah warung telekomunikasi di kawasan itu, Sabtu (23/7) siang. Tersangka selama ini memang dikenal sebagai pengecer judi togel di sekitar kawasan Terminal Kota Bekasi.
Polisi mendapatkan barang bukti, yakni kertas berisi angka-angka tanpa merek (atau dikenal kertas kosong) dan uang Rp 5 ribu. "Barang buktinya Rp 5 ribu," tuturnya.
Modus jenis judi baru ini, kata Wahono, pengecernya hanya melayani pemasangan nomor yang dilakukan oleh orang atau langganan yang sudah dikenalnya. "Enggak pakai ngetem lagi. Dilakukan dengan muter-muter nyari orang yang sudah dikenalnya atau menjemput pembeli," kata Wahono.
Sejumlah tukang becak, seperti Subhan, yang ditemui di Terminal Kota Bekasi membenarkan bahwa masih ada judi togel di sekitar terminal. Mereka mengaku tidak mengetahui bandarnya. Siswanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|