|
Aliran Listrik dan Air Rumah Dinas Pensiunan Perwira AL Diputus
Selasa, 26 Juli 2005 | 10:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Aliran listrik dan air di 16 rumah flat TNI AL, Jalan Farmasi, Pejompongan, Jakarta Pusat, sejak pukul 09.00 tadi diputus petugas dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal II Teluk Ratai). Pemutusan itu mundur sehari dari surat pemberitahuan yang diterima warga.
Menurut Kolonel (Purn) Iwan Yusuf, Ketua RT di kompleks tersebut, petugas dari perusahaan rekanan PLN dan PAM mengambil sikring di setiap rumah dan memutus kabel listrik. “Mulai pagi ini kami praktis hidup tanpa listrik dan air, kecuali teman-teman yang punya sumur dengan pumpa tangan,” ujar Iwan saat dihubungi Tempo, Selasa (26/7).
Beberapa anggota keluarga para pensiunan perwira itu, lanjut Iwan, ada yang berusaha melakukan negosiasi. Sebab, selama ini warga rutin membayar iuran listrik maupun air, sehingga pihak lain tak berhak melakukan pemutusan. Namun semua penjelasan itu tak digubris. Para petugas yang didampingi dua perwira berpangkat Letnan Kolonel mempersilahkan warga untuk menempuh jalur hukum.
Aksi pemutusan aliran listrik dan air itu merupakan bagian dari upaya Lantamal untuk menggusur rumah dinas tersebut. Selanjutnya, di bekas kompleks yang telah didiami para pensiunan perwira AL selama 30-an tahun itu, akan dibangun officer club (balai pertemuan perwira).
Sejak April lalu, menurut Iwan, warga telah diberitahu ikhwal rencana tersebut. Semula, warga diminta mengosongkan rumah pada oktober mendatang. Namun ternyata rencana dipercepat menjadi bulan Juli ini. Perwakilan warga, Laksamana Pertama (Purn) Fritz Kaikalatu (mantan dokter kepresidenan) telah menemui KSAL sekitar dua-tiga pekan lalu.
“Kami menyampaikan aspirasi agar diberi waktu cukup untuk pindah dan diberi kompensasi yang memadai,” ujar Iwan yang masih aktif sebagai dokter spesialis paru-paru pada Rumah Sakit AL Mintohardjo. Sudrajat
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|