|
RS Honoris Bantah Lakukan Malpraktek
Senin, 25 Juli 2005 | 17:09 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang: Rumah Sakit Honoris Tangerang membantah telah melakukan malprakterk terhadap Ny. Sisilia Djarwati (71 tahun), seperti dilaporkan oleh anaknya, Retno Pandawati, ke Polda Metro Jaya Senin (25/7). "Kami telah melakukan yang terbaik dan semuanya sesuai prosedur," kata Public Relation RS Honoris, Lily S, kepada Tempo, Senin (25/7)
Lily mengatakan, sebelum operasi katarak, dokter melakukan check up memeriksa kondisi kesehatan pasien. Yang akan melakukan operasi katarak adalah Dokter Timur, dokter spesialis mata RS Honoris. Ketika itu, secara tiba-tiba Ny. Sisilia mengalami stroke sehingga pihak rumah sakit mengambil langkah mendahulukan penanganan stroke dan membatalkan proses operasi katarak. "Hingga saat ini operasi katarak belum dilakukan," kata Liliy.
Pada saat pasien menderita stroke, Dokter Timur yang dibantu Dokter Anton, meminta kepada Retno agar dilakukan operasi batang otak terhadap Ny. Sisilia. Operasi itu langkah awal menangani stroke dan mencegah kematian secara dini. Lily pun mengakui sampai saat ini Ny. Sisilia belum sadarkan diri dan masih dirawat di RS Honoris Tangerang.
Joniansyah-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|