|
Bom Dibawa ke Polda, Pasar Kembali Dibuka
Minggu, 24 Juli 2005 | 12:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Lima orang dari tim gegana membawa bungkusan hitam yang diduga bom rakitan ke Polda Metro Jaya untuk menyelidiki lebih lanjut.
Aktivitas Pasar Kemiri, Depok pun kembali normal. Masyarakat kota Depok yang bergerombol satu persatu telah kembali pulang, sedangkan para pedagang kembali membuka kembali kios mereka.
Namun, empat kios di sekitar tempat ditemukannya bom rakitan itu saat ini masih ditutup dan dipasangi garis polisi.
Kedua orang yang pertama kali menemukan bungkusan tersebut, Gepeng dan Jaya, saat ini tengah diminta keterangan oleh tim penyidik dari Polres Depok. Selain mereka, Haji Udin selaku majikan, dan Satpam Pasar Kemiri pun turut dimintai keterangan.
Kepala Polres Depok AKBP Ratnawati Hadiwijaja memastikan bingkisan tersebut merupakan bom rakitan. Ia memperkirakan hasil uji tim forensik Polda Metro Jaya dapat diketahui hari ini. Namun, tentang siapa yang meletakkan bingkisan tersebut, polisi masih terus menyelidikinya. Yuliawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Terdakwa kasus peledakan bom di Wisma Bhayangkari, Anang Supena (kiri) mendengarkan keterangan saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 26 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/044/2003; 20030926].](/hg/photostock/2005/03/23/s_K18A04405_high_thumb.jpg) |
![Poster daftar pencarian orang (DPO) yang dipasang di tembok Gedung Jaya, Jakarta, 2 September 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/036/2003; 20030926].](/hg/photostock/2005/03/14/s_K18A03608_high_thumb.jpg) |
|
|
| Poster Daftar Pencarian Orang
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|