|
Operasi Zebra Belum Kena Sasaran
Jum'at, 22 Juli 2005 | 13:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gelar Operasi Zebra Simpatik yang dikampanyekan Polda Metro Jaya sejak 21 Juli dengan sasaran menertibkan pengguna lalu lintas hingga hari kedua di Kota Bekasi belum efektif. Sejauh ini, kesemrawutan lalu lintas akibat rendah disiplinnya pengemudi kendaraan roda empat, roda dua dan pejalan kaki masih mewarnai.
Dari pemantauan di lapangan Jum'at (22/7) pagi, terutama di tiga simpang yang Kota Bekasi yang selama ini ditetapkan sebagai pilot project area traffic control system (ATCS), yakni area simpang Pintu Tol Bekasi Barat (Jalan Ahmad Yani)- simpang Hero (Jalan Ahmad Yani)- simpang Kayu Ringin masih terlihat banyak ketidak disiplinan.
Di simpang Pintu Tol Bekasi Barat, kendaraan angkutan umum masih seenak perut menurunkan penumpang dan menaikkan penumpang pada jam-jam sibuk pukul 06.00 WIB-08.00 WIB. Padahal di jalur percontohan itu, jelas-jelas ada rambu yang melarangnya.
Akibatnya, angkutan lain yang berada dibelakannya, terpaksa menunggu karena terkunci jalurnya. Pada saat menunggu angkutan umum di depannya bergerak, terjadi penumpukan. Bunyi klakson bunyi bertalu-talu. Terkadang, pengemudi yang tidak sabar terpaksa berteriak-teriak kepada pengemudi angkutan umum agar menyingkir.
Petugas patroli lalu lintas dan petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi yang memantau sekitar kawasan itu nampaknya tak dihiraukan oleh para pengemudi. Para pengemudi angkutan umum baru ketakutan dan beranjak dari jalur dekat Mall Metropolitan itu setelah didekati petugas dan diminta bergerak.
siswanto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|