|
Rumah Dinas TNI AL Pejompongan Akan Digusur
Kamis, 21 Juli 2005 | 19:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penghuni 16 rumah flat TNI AL di Jalan Farmasi, Pejompongan, Jakarta Pusat, diminta mengosongkan tempat tinggalnya karena akan digusur. Rata-rata yang tinggal di rumah-rumah tersebut adalah janda dan anak pensiunan TNI AL. Ketua RT di flat tersebut, Kolonel AL Iwan Yusuf adalah dokter ahli paru-paru yang masih sering dipanggil ke RSAL Mintohardjo.
"Surat pengosongan itu kami terima Mei lalu dari Lantamal (Pangkalan Utama Angkatan Laut)," kata salah seorang penghuni yang minta disebut sebagai Ibu Sunardi, Kamis (21/7).
Berikutnya, pada 15 Juli 2005 datang lagi surat pemberitahuan bahwa pada 25 Juli 2005 air dan listrik akan mulai dimatikan. "Bagaimana bisa begitu, listriknya kan kami bayar sendiri," kata perempuan berusia 59 tahun tersebut.
Menurut Ibu Sunardi, pada surat perintah pengosongan tersebut dikatakan di tempat flat yang letaknya berseberangan dengan RSAL Mintohardjo dan Laboratorium Kedokteran Gigi R.E. Martadinata tersebut akan dibangun officer club perwira tinggi AL.
Namun ia dan warga lainnya menolak pindah karena rata-rata masih memegang Surat Izin Penempatan rumah hingga 2006. Kalau memang mereka diminta pindah, dia berharap tidak mendadak karena mencari rumah pengganti tidak mudah.
Penghuni flat TNI AL tersebut rata-rata bersedia dengan pemberian kompensasi yang bakal memampukan mereka untuk mendapatkan rumah pengganti. Sebab selama ini, selain membayar listrik dan telepon, kata Ibu Sunardi, mereka juga membayar pajak bumi dan bangunan sebesar Rp 500 ribu. Selain itu, kalau ada kerusakan, mereka pula yang harus membiayainya. “TNI AL tidak pernah memberikan biaya perwatan,” tandasnya.
Janda mantan Kepala Laboratorium Kedokteran Gigi Laksamana Sunardi itu menempati rumah dinas tersebut pada 1979. Oktamandjaya Wiguna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|