|
Dua Kecamatan di Tangerang Terancam Flu Burung
Selasa, 19 Juli 2005 | 01:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan kecamatan Legok dan Panongan sebagai daerah "terancam I flu burung". Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Tangerang Didi Aswadi mengatakan, pemetaan ini berdasarkan temuan kasus virus yang yang diduga merenggut nyawa Iwan Siswara, auditor Badan Pemeriksa Keuangan, pekan lalu.
"Di dua kecamatan itu pernah ditemukan hewan terinfeksi H5N1 (salah satu varian virus flu burung)," ujar Didi kepada Tempo, Senin (18/7). Legok adalah pusat peternakan. Adapun di Panongan pernah ditemukan flu burung yang menyerang babi.
Berdasarkan hasil penelitian Badan Penelitian Petliner terhadap 107 ekor babi di Legok dan Panongan, lima ekor babi dinyatakan positif mengidap flu burung. Penelitian dilakukan setelah flu burung menyerang berbagai daerah pada Januari-Februari 2004 lalu.
Didi menjelaskan, daerah terancam I berjarak hingga 5 kilometer dari ditemukannya hewan yang terinfeksi flu burung. Daerah terancam II meliputi beberapa desa di dua kecamatan dalam radius 5-15 kilometer.
Ditanyakan status Kecamatan Serpong, tempat tinggal Iwan, Didi mengatakan, "Untuk penularan flu burung kepada manusia, Serpong masuk daerah terancam I." Untuk memastikan penularan flu burung, Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan Tangerang menelusuri kontak terakhir yang dilakukan keluarga Iwan sepekan sebelum meninggal. Joniansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|