|
Kasus Flu Burung
Sutiyoso: 350 Orang Pernah Kontak dengan Keluarga Iwan
Senin, 18 Juli 2005 | 14:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengimbau warga agar tidak panik atas ditemukannnya kasus flu burung yang terjadi di Kabupaten Tangerang yang menyebabkan tiga anggota keluarga Iwan Siswara meninggal. Agar tak menyebar ke Jakarta, Pemda DKI telah melakukan tindakan preventif untuk mencegah masuknya flu burung ke Jakarta.
"Saya tegaskan pada masyarakat tidak perlu panik, saya yakinkan bahwa demam berdarah itu jauh lebih bahaya daripada flu burung dan ini musim hujan justru itu yang saya minta perhatian agar PSN digalakkan oleh seluruh masyarakat," kata Sutiyoso di Balai Kota, Senin (18/7).
Menurut Sutiyoso, tindakan preventif diantaranya memonitor orang-orang yang pernah kontak dengan korban yang jumlahnya diidentifikasikan 350 orang. Mereka dimonitor terus kondisi kesehatannya. Dan sejauh ini, katanya, tidak ada indikasi terjangkit flu burung.
Ia menyebutkan, di antara ratusan orang itu adalah tetangga, sanak saudaranya, dokter, perawat, termasuk anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang menjadi rekan kerja Iwan Iswara audit senior lembaga itu yang meninggal dunia diduga karena flu burung.
Pemda DKI Juga pengawasi distribusi unggas yang masuk Jakarta terutama dari Tangerang. "Ini kita awasi ketat oleh Dinas Peternakan DKI Jakarta tapi sekali lagi indikasinya belum ada," katanya.
Gubernur juga menyatakan, ayam dan telur yang ada di Jakarta masih aman untuk dikonsumsi asalkan di masak terlebih dahulu dengan cara yang benar. ahmad fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|