Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menteri Kesehatan Yakinkan Bahwa Tetangga Iwan Aman
Minggu, 17 Juli 2005 | 18:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Kesehatan, Ahad (17/7), memberikan penyuluhan tentang Flu Burung (avian influenza) kepada warga Villa Melati Mas, Serpong. Di daerah itulah, tinggal keluarga Iwan Siswara Rafei, auditor Badan Pemeriksa Keuangan, yang meninggal bersama dua putrinya karena diduga akibat flu burung.

Penyuluhan dipimpin Menteri Kesehatan Siti Fadilah, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan para pejabat Dinas Peternakan dan Pertanian Tangerang serta para dokter. Ratusan warga tampak antusias mengikuti penyuluhan yang berlangsung di Aula Sport Center Villa Melati Mas itu.

Menteri Kesehatan meminta warga cemas terhadap virus flu burung, karena penularan virus tidak antarmanusia. "Tetapi dari unggas ke manusia," kata Siti. "Lihat saja, saya ke sini tidak menggunakan masker, berarti aman kan."

Masa inkubasi flu burung, menurut Siti Fadilah, berlangsung selama 7 hingga 10 hari. Hingga saat ini, tidak ada warga setempat ataupun kelurga korban yang menderita flu dengan gejala yang sama dengan Iwan dan dua putriya.

Penyuluhan dilakukan karena penduduk setempat merasa cemas dan was-was. Kecemasan muncul setelah Departemen Kesehatan memastikan, Iwan meninggal akibat flu burung.

Laksono, Ketua Rukun Warga setempat, menyatakan bahwa kejadian itu telah menciptakan ketakutan dan kecemasan yang mendalam bagi kelurga korban dan warga setempat. "Jika tidak segera dijawab akan berdampak luas," kata dia di hadapan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari.
Joniansyah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Minta Tidak Ada yang Ditutupi pasa Kasus Flu Burung
RS Siloam Gleneagles Tetap Berjalan Normal
Tiga Provinsi Diminta Siaga Hadapi Flu Burung
Depkes Menduga Flu Burung Penyebab Kematian Keluarga Iwan
WHO: Bahaya Flu Burung Masih Harus Diwaspadai
Para Ahli Diskusikan Flu Burung Mulai Besok
Ganti Rugi Peternak Terkendala Mekanisme Keuangan
Pemerintah Benarkan Kasus Flu Burung di Indonesia
Depkes : Waspadai Virus Flu Burung Serang Manusia
Dirut PT.Dirgantara Indonesia Dilaporkan Korupsi
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data