Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Satu RT Terserang Chikungunya
Selasa, 12 Juli 2005 | 16:07 WIB

TEMPO Interaktif, Tangerang:Ratusan warga di RT 20/09 Kampung Pintu Kapuk Desa Bojong Renges Teluk Naga menderita demam secara serentak dalam dua hari ini. Sejumlah warga yang ditemui Tempo/I> di lokasi mengaku, awalnya mereka merasakan panas dingin disertai demam, kesemutan, sakit di bagian persendian dan lama-lama tumbuh bintik-bintik merah seperti bisul di sekujur tubuh.

"Awalnya badan meriang dan tidak bisa bangun," ujar Ilyas (44 tahun), warga setempat. Gejala demam ini juga menular ke anggota keluarganya. Sementara warga lain juga mengaku mengalami gejala dan sakit yang sama. Penyakit ini menyebar dan menular ke seluruh warga yang tinggal di RT tersebut.

Setiap keluarga dengan 5 - 6 orang anggota, terserang demam. Namun, mereka belum memeriksakan diri ke Puskesmas maupun Dinas Kesehatan, hanya sebatas ke bidan dan mantri desa.

Rahim, Ketua RT 20, mengaku belum melaporkan hal ini ke pihak desa, Puskesmas maupun Kecamatan. Padahal wabah ini sudah dirasakan warga sejak empat hari lalu. Kini penyakit itu telah mewabah ke 50 Kepala Keluarga atau sekitar 200 jiwa warga di RT 20/09.

Kepala Puskesmas Teluk Naga Drg. Widya Anggraini mengatakan, wabah penyakit yang dialami oleh warga Kampung Pintu Kapuk tersebut diduga virus Chikunguya yang ditularkan oleh nyamuk. Joniansyah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada Vaksin  | 17 Pebruari 2003
Sembuh Sendiri  | 17 Pebruari 2003
Waspadai Chikungunya  | 17 Pebruari 2003
Chikungunya 'Strikes Back'  | 17 Pebruari 2003


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Belum Dipastikan Asbestosis di Palembang Kasus Pertama di Asia Tenggara
Warga Palembang Diduga Terkena Asbestosis
Penderita Kaki Gajah Ditemukan di Klaten
Muntaber Akibat Orson dan Es
Gratis, Pengobatan dan Perawatan Penderita Muntaber
Menko Kesra: Tata Ulang Penderita Muntaber
Ratusan Pasien Muntaber Penuhi Puskesmas Sepatan
Belasan Warga Meninggal Karena Muntaber
Kurang Yodium, 127 Warga Wonogiri Mengidap Kretin
50 Ribu Anjing di NTT Belum Divaksinasi
> selengkapnya...


Referensi

Perang
Polio Impor di Sukabumi (II)
Polio Impor di Sukabumi

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data