|
Karyawan PPD Belum Jadi Terima Gaji
Senin, 11 Juli 2005 | 15:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Karyawan PPD hari ini (11/7) gagal menerima gaji yang telah dijanjikan sesuai hasil pertemuan dengan Menteri BUMN minggu lalu, yaitu empat bulan gaji yang belum terbayarkan.
Tiga direksi PPD, Bilkio Marbun, Hendarko Hudoyo, dan Koesnan, memberikan penjelasan kepada sekitar 30 perwakilan karyawan dari seluruh depo yang menanyakan nasib gaji mereka.
Bilkio mengatakan kondisi PPD secara internal sudah tidak mampu menangani pembayaran gaji dan operasional PPD. Mereka harus menggaji 4.484 karyawan dengan 350 bus yang mereka miliki. Dari pendapatan 350 bus ini perbulan nya hanya mampu untuk menggaji 1.500 karyawan saja, sehingga PPD harus mencari utangan untuk membayar 3.000 karyawan.
"Jumlah karyawan yang bisa digaji setelah semua biaya dikurangi biaya operasional hanya 1.500 orang. Ada 3.000 orang yang tidak mampu digaji dari kekuatan internal PPD. Uang sebesar Rp 3,5 miliar untuk 3.000 karyawan ini harus dicari ke mana," kata Bilkio.
Sementara itu, Direktur Administrasi dan Keuangan, Hendarko Hudoyo, mengatakan selama seminggu ini usaha untuk mencari talangan dana penggajian karyawan sudah dilakukan ke beberapa bank. Mereka diarahkan untuk mencari pinjaman dan investor strategis namun gagal juga. Hal ini karena persyaratan untuk peminjaman dana segar ke bank tidak terpenuhi oleh PPD.
Menanggapi penjelasan direksi itu, para karyawan kecewa. Mereka bersikeras untuk menuntut hak-hak mereka dan berniat untuk melakukan aksi demo kembali. Para direksi mengingatkan agar mereka tetap tertib dan tidak semua kendaraan dihentikan operasinya.
"Kalau bisa jangan seluruhnya berhenti operasi, karena akan merugikan diri sendiri setidaknya masih bisa untuk membayar 1.500 orang bila tetap beroperasi," kata Bilkio lagi.
dian yuliastuti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|