|
Presiden Tanggung Sendiri Biaya Pernikahan Anaknya
Sabtu, 09 Juli 2005 | 19:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, seluruh biaya pernikahan anak pertamanya Lettu Inf Agus Harimurti Yudhoyono dengan Annisa Larasati Pohan menjadi tanggungan pribadi keluarga mempelai.
"Tidak mungkin ambil Rp 1pun dari uang negara atau rakyat," kata Presiden Susilo Yudhoyono kepada pers sebelum dimulainya resepsi pernikahan di Istana Bogor, Sabtu (9/7) sore.
Menurut presiden, dana yang digunakan adalah dana pribadi maka tidak tepat jika ada kalangan yang meminta akuntabilitas biaya pernikahan ini. Ia berjanji akan memberikan penjelasan kepada masyarakat jika ada hal-hal ganjil yang terjadi.
Ia justru mempertanyakan, apakah pertanyaan soal akuntabilitas itu perlu ditanyakan dalam kesempatan jumpa pers itu. "Tapi karena pertanyaannya menyangkut akuntabilitas tadi, nantilah kita ngobrol-ngobrol lain kali yang lebih santai sesuai dengan tujuan konferensi pers pada sore ini," kata dia.
Presiden juga membantah rumor yang mengatakan dana pernikahan mencapai miliaran rupiah itu. "Tidak ada yang perlu dicurigai," kata dia. Apalagi sebagai presiden, dirinyalah yang memimpin pemberantasan korupsi saat ini.
Yudhoyono juga menjelaskan alasan penggunaan Istana Bogor sebagai tempat resepsi dan bukannya tempat komersial. Menurutnya, ini dilakukan untuk menekan biaya pernikahan seminimal mungkin mengingat kondisi negara saat ini.
Pemilihan lokasi resepsi dibelakang halaman Istana Bogor, juga bertujuan agar tidak menggangung kegiatan masyarakat. Jika dilakukan di Jakarta, kata dia, maka bisa mengganggu kegiatan masyarakat.
Selain itu, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan. Menurut presiden, sejumlah undangan merupakan dari luar negeri. Dengan digelar di Istana Bogor, pengamanan menjadi lebih mudah dan terkendali.
Annisa yang ikut dalam jumpa pers itu juga sempat melontarkan kesiapannya hidup sebagai istri seorang tentara. "Kami saling mencintai profesi masing-masing," kata mantan presenter acara bola di sebuah stasiun televisi.
Pada kesempatan itu SBY didampingu istri, Ani Yudhoyono, besan Aulia Pohan dan istri. Di sisi kanan presiden, duduk Agus, Annisa dan Edi Baskoro (anak bungsu presiden). Tanya jawab berlangsung dipelataran belakang Istana Bogor.
Agus kemarin tampak mengenakan seragam lengkap militer, sementara orang tua mempelai mengenakan pakaian tradisional Jawa warna hijau. Sedangkan Andi Mallarangeng mengenakan pakaian hitum dan sarung batik ala Jawa.
Usai acara, Juru Bicara Andi Mallarangeng menyayangkan pertanyaan soal akuntabilitas. Menurutnya, penggunaan dana pribadi tidak perlu dipertanggungjawabkan. Pertanyaan itu, kata dia, bisa ditanyakan dalam kesempatan lain.
Sejumlah petinggi negara seperti Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, Ketua Badan Pemeriksa Anwar Nasution, mantan Wakil Presiden Tri Sutrisno, mantan Menteri Agama Quraish Shihab, Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, dan mantan menteri Kehakiman Marzuki Darusman tampak hadir dalam acara itu. Resepsi pernikahan dipandu oleh Thontowi Yahya.
Mantan Presiden Megawati Sukarno Putri, yang juga diundang, tidak terlihat hadir. Demikian juga dengan, Abdurrahman Wahid, dan Soeharto yang tengah sakit. Megawati juga tidak hadir dalam pelantikan Yudhoyono sebagai presiden di Gedung DPR/MPR. Dalam pemilihan presiden secara langsung, Yudhoyono mengalahkan Megawati.
budi riza
INDEKS BERITA LAINNYA :
|