|
Hasil Investigasi : Sering Ada Gangguan Signal di Rawa Bambu
Jum'at, 08 Juli 2005 | 17:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melaporkan terjadinya kecelakaan Kereta Api Listrik (KRL) jabotabek 583 dengan KRL 585 disebabkan oleh terjadinya pelanggaran prosedur sebagai akibat sering terjadinya gangguan persignalan dan telekomunikasi.
Ketua KNKT Setio Rahardjo usai melaporkan hasil investigasinya kepada Menteri Perhubungan, Jumat (8/7) menyatakan pada lokasi kecelakaan sebenarnya telah sering terjadi gangguan signal. Tercatat selama 20 hari dalam Bulan Juni, pada jalur tersebut signal merah menyala namun kondisi dalam keadaan aman (tidak ada KRL lain). "Bahkan sehari sebelumnya, masinis KRL 583 telah melakukan hal yang sama (signal merah dilanggar karena aman), tetapi dia tidak melaporkannya secara tertulis,"
kata Setio.
Khairunnisa
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Penumpang kereta api/ KA bergelantungan dan duduk di atas kereta api saat melintas di Kemayoran Lama, Jakarta, 18 Mei 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/405/2002; 20020601 ].](/hg/photostock/2005/03/28/s_K7A40501_high_thumb.jpg) |
![Tabrakan kereta api/ KA di Ratu Jaya, Depok [ TEMPO/ Donny Metri ; 20d/285/94; 20010322].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010401-082](/hg/photostock/2005/01/28/s_BUStabrak3_high_thumb.jpg) |
|
|
| Tabrakan Kereta Api Ratu Jaya
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|