|
Calon Pendaftar Siswa Bari dari Botabek Melonjak 200 Persen
Jum'at, 08 Juli 2005 | 11:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Serbuan calon pendaftar murid baru dari luar Jakarta melonjak tajam. Setidaknya ini terlihat di beberapa sekolah di Jakarta Timur. Dari pra pendataan selama 4 hari terakhir, jumlah calon pendaftar meningkat hingga 200 persen dibanding jumlah tahun lalu.
Kepala Seksi Pendidikan SMA Suku Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Jakarta Timur Irman Idham mengatakan hal itu, Kamis, di Jakarta. ?Dari pra pendataan ini, sudah mencapai kurang lebih 2600 calon pendaftar. Peningkatan yang cukup tajam dari tahun lalu yang mencapai 200 persen,? kata Irman.
Lonjakan yang cukup drastis ini, menurut dia, dipicu oleh beberapa faktor. Daya tarik yang paling menonjol adalah calon siswa mendapatkan 3-5 pilihan sekolah negeri yang dituju. Sementara di daerah asal, pilihan hanya diperbolehkan 1 pilihan sekolah negeri saja. Faktor lainnya, karena untuk mendaftar di DKI, calon siswa tidak perlu menjalani tes masuk dan cukup menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujian dan bersaing nilai saja. Selain itu juga, kata dia, biaya pendidikan di DKI dinilai lebih murah disbanding biaya pendidikan di luar DKI seperti Bekasi atau Tangerang. ?Ya lima pilihan itu cukup menarik mereka. Kata mereka juga biayanya di Jakarta lebih murah,? kata Irman.
Dari jumlah calon pendaftar luar DKI ini, nantinya akan diterima 5 persen dari daya tampung masing-masing sekolah. Kebanyakan dari para calon pendaftar ini berasal dari Bekasi yang mencapai 80 persen. Sisanya berasal dari Bogor, Tangerang, Depok bahkan ada yang berasal dari Palembang, Lampung dan Papua.
Sementara itu dari pantauan Tempo, khusus di SMA 54 yang menjadi pusat rayon Jatinegara, terlihat sepi disbanding 3 hari belakangan ini. Tak terlihat lagi ratusan pengantre yang mengambil formulir pendaftaran yang berganti rayon di tempat tersebut. Sementara panitia Penerimaan Siswa Baru di SMA 54 terlihat cukup sibuk mempersiapkan pendaftaran yang akan mulai berlangsung Jumat (8/7) hingga 4 hari mendatang. Beberapa orang guru yang masuk dalam kepanitian itu terlihat menempel fotokopi pengumuman persyaratan masuk dan menata sejumlah meja untuk penerimaan siswa baru tersebut.
Pendaftaran untuk penerimaan siswa baru akan berlangsung serentak di 39 SMA dan SMK negeri di seluruh Jakarta Timur.
dian yuliastuti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|