Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Polisi Bongkar Pabrik Aqua Palsu
Jum'at, 08 Juli 2005 | 11:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Aparat Kepolisian Sektor Metropolitan Jakarta Selatan menggerebek produsen galon dan air merek Aqua palsu di Jalan Petogogan II, Jakarta Selatan, Kamis (7/7) pukul 03.00. Polisi juga menyita pencetak dan mengamankan ratusan galon Aqua palsu.

Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Ghufron membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku pemalsuan galon air minum mineral dan alat-alat yang digunakan di sana. "Para pelakunya sedang diperiksa, jadi tunggu nanti kepala satuan reserse yang akan menjelaskan," katanya.

Menurut informasi dari sumber di Polres Jakarta Selatan, mobil truk yang berisi galon Aqua palsu itu digerebek aparat saat sedang parkir pada pukul 03.00 kemarin di Jalan Petogogan II Nomor 34, Jakarta Selatan. Meski berhasil mengamankan tersangka, Harun Wijaya, sopir truk tersebut, Subagio, dapat kabur.

Dari penggerebekan tersebut polisi menyita alat pencetak, sejumlah tangki air, dan ratusan galon Aqua palsu berisi air. Dikabarkan, aksi pemalsuan tersebut sudah berlangsung setahun ini.

Sore pukul 16.00 kemarin, Harun diperiksa polisi. Dari hasil pemeriksaan tersebut dapat diketahui modusnya, yaitu pemalsuan merek air mineral Aqua. Setelah menjalani pemeriksaan, pihak kepolisian mengamankan tersangka dan wartawan tidak diperbolehkan untuk mewawancarainya.

Di lokasi temuan truk terdapat pula UD Setia Kawan. Usaha ini diduga menjadi kedok pengelolaan Aqua palsu. Menurut keterangan penduduk setempat, usaha ini telah beroperasi kurang-lebih satu tahun. Kini lokasi ini telah disegel dan diberi police line.

Berdasarkan pengamatan Tempo, dari pagar rumah tersebut terlihat beberapa tangki air dan pompa air. Suasananya terlihat gelap. Namun, di bagian dalam lampu masih dihidupkan. Halaman rumah yang tidak begitu luas memudahkan seseorang untuk melihat situasi di dalam.

Bangunannya terdiri dari rumah utama bertingkat satu dan sebuah kantor tempat usaha bernama UD Setia Kawan. Di lantai atas terlihat seperti rumah biasa, ada jemuran pakaian masih menggantung. Bagian depan langsung menghadap ke jalan.

Di seberangnya tampak sebuah bengkel motor dan di sana terdapat seorang petugas kepolisian memakai seragam lengkap yang sedang mengamankan lokasi.

Seorang warga mengaku melihat Harun digelandang polisi. "Pak Harun dari sore (kemarin) sudah dibawa polisi pake panser ke polres," ujar Syaiful, 22 tahun, pedagang di seberang kantor UD Setia Kawan.

Usaha air minum di Jalan Petogogan II ternyata tidak hanya dikelola oleh Harun, pemilik UD Setia Kawan. Di sekitar lokasi juga ada beberapa usaha minuman air merek lain, seperti merek VIT dan Jaya.

Sementara itu, Willy Sidharta, Wakil Direktur PT Tirta Investama, produsen minuman mineral Aqua, mengaku belum memperoleh informasi tentang penangkapan pelaku pemalsuan galon dan air kemasan merek Agua. "Sejauh ini kami ataupun pihak legal kami belum mendapat konfirmasi dari kepolisian, tapi saya akan suruh orang untuk proaktif menghubungi polres," katanya.

RENGGA | RAMIDI | IMRON ROSYID

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 29 November 2004
Air Tak Lagi Tawar | 22 November 2004
Surat Pembaca | 15 Desember 2003
Sekadar Salah Ketik? | 20 Oktober 2003
Bermodal Komputer dan Printer  | 19 April 2004
Bisnis Sepekan  | 08 September 2003
Rela Dibajak  | 04 Agustus 2003
Sistem Terbuka Harus Didukung  | 04 Agustus 2003
Demi Kreativitas  | 04 Agustus 2003
Bobby Kimball  | 23 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Polisi sedang memeriksa tempat produksi Oli ilegal/ oli palsu di daerah Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, 30 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010710]. Tempat produksi oli ilegal/ oli palsu yang diperiksa polisi URC Polda Metro Jaya di daerah Cakung, Jakarta Timur, Sabtu, 30 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20010710].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Akan Minta Keterangan Fauzie Bowo
Polisi Gerebek Pabrik Kanvas Rem Palsu
Tiga Pejabat Pemalsu Izin Taksi Dilaporkan ke Polisi
Dihukum, Ketua DPRD Tanjungpinang Akan Diganti
Ketua DPRD Divonis Tiga Tahun Penjara
Pejabat Pemalsu Izin Taksi, Segera Dipecat
Pegawai Dishub DKI Catut Tandatangan Wagub
Polda Periksa Biro Hukum DKI
Semen Palsu Tiga Roda Turunkan Citra Merek Itu
Sindikat Pemalsu Merek Semen Terungkap
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air
Kepres RI No. 83 Thn.2002 Tentang Perubahan Atas Kepres No. 123 Thn.2001 Tentang Tim Koordinasi Pengelolaan Sumberdaya Air
UU RI nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk63603 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data