|
Pegadaian Meningkat Menjelang Kenaikan Kelas
Kamis, 07 Juli 2005 | 12:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wajah Ibu Maryati, 40 tahun, tampak cemas menunggu gilirannya di Kantor Pegadaian Kota Depok. "Saya akan menggadaikan gelang emas saya berat 20 gram untuk biaya sekolah anak saya yang akan masuk SMA. Semoga pinjamannya besar," kata Ibu Maryati kepada Tempo, di Depok, Kamis (7/7).
Menjelang kenaikan kelas, Manajer Pegadaian Suyatno, menyatakan angka uang pinjaman selalu meningkat tajam dibanding bulan-bulan sebelumnya. Minggu pertama Juli ini, Pegadaian telah mencairkan Rp 1,3 miliar. "Bulan lalu hanya mencapai Rp 3,5 miliar," kata Suyatno.
Rata-rata peminjam, menggadaikan perhiasan emas dan barang elektronik. "Kami sudah menambah dua gudang barang jaminan khusus untuk mengantisipasi melonjaknya peminjam bulan ini. Walau sebagaian besar atau 90 persen mengagunkan emas," ujarnya. Menurut Suyatno, bulan yang sama tahun 2004 lalu, peminjaman hanya mencapai sekitar Rp 3 miliar. Pegadaian menargetkan mencairkan dana sekitar Rp 40 miliar tiap tahunnya.
Selain menjelang kenaikan kelas, Suyatno mengatakan, peningkatan jumlah pinjaman juga melonjak menjelang hari raya lebaran. "Rata-rata mereka meminjam untuk modal usaha berdagang barang kebutuhan seperti pakaian dan pernak pernik lebaran lainnya," katanya.
Hingga saat ini, hampir seluruh penggadai menebus barangnya. Namun tiap tahun, Pegadaian selalu melelang 0,5-1 persen dari barang gadaian tersebut yang lebih dari empat bulan tidak ditebus pemiliknya. Saat ini, peminjam tertinggi mencapai Rp 120 juta untuk emas dan Rp 110 juta untuk mobil.
suliyanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|