|
Warga Miskin Bogor Dapat Kartu Bebas Biaya Sekolah
Rabu, 06 Juli 2005 | 18:24 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor:Menjelang penerimaaan murid baru, sebanyak 2.314 murid Sekolah Dasar (SD) dan 1165 pelajar SMP dari keluarga miskin di Kota Bogor memperoleh bantuan Kartu Tanda Bebas Biaya Sekolah (KBBS). Dana untuk Kartu KBBS SD dikeluarkan dari APBD Kota Bogor, sedangkan KBBS SMP berasal dari APBD Propinsi Jawa Barat. "Dengan dibagikan kartu ini diharapkan tidak ada alasan sekolah tidak menerima pelajar dari keluarga miskin,"kata Walikota Bogor, Diani Budiarto, Rabu (6/7).
Menurut Walikota Bogor, yang didampingi Kepala Dinas
Pendidikan Kota Bogor, Kosasih, program
KBBS diluncurkan di Jawa Barat dalam upaya percepatan
Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) sembilan
tahun. Sebagai perwujudan dan akselerasi peningkatan
kualitas dan produktifitas sumber daya manusia.
"Sesuai program pemerintah, kami mengupayakan agar
pelajar dari keluarga miskin tetap sekolah,"kata
Diani.
Program KBBS diluncurkan untuk menyikapi akselerasi pembangunan di Jawa Barat, dengan tolok ukur yaitu Indek Pembangunan Manusia. Untuk menentukan Indek itu diukur oleh tiga komponen ; pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Dalam pendidikan ada dua indikator ; angka melek huruf dan angka lamanya pendidikan. "Kalau nantinya dari keluarga miskin masih ada yang komplain karena tidak kebagian KBBS, yang harus bertanggungjawab, ketua RT, RW, Lurah sampai Camat. Karena, saya telah berulang kali telah meminta dalam pendataan harus dilakukan secara akurat,"kata Diani.
Untuk menentukan kriteria penerima KBBS, telah
dilaksanakan berbagai kegiatan yang diawali dengan
pendataan anak usia 7 sampai 15 tahun dari keluarga
miskin yang belum Sekolah dan tidak sekolah yang
tersebar di seluruh Kecamatan se Kota Bogor. "Kami
menerima data anak keluarga tidak mampu dari
masing-masing Kelurahan,"kata Kosasih.
Deffan Purnama
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|