Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sutiyoso Akan Tertibkan Distribusi Minyak Tanah
Selasa, 05 Juli 2005 | 17:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan stok bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor mencukupi sepanjang masyarakat mau menggunakannya secara hemat. Namun, ia khawatir dengan BBM jenis minyak tanah, yang kuat terindikasi adanya penyelundupan.

“Kalau minyak itu sebenarnya distribusinya lebih dari cukup, karena itulah saya ingin melacak kok begitu besar penggunaanya karena penggunaan minyak tanah tidak sebesar itu. Saya khawatir minyak tanah itu mengalir ke alamat yang tidak semestinya, misal industri, karena industri itu harganya bukan untuk rumah tangga,” kata Sutiyoso, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (6/7).

Mengenai langkanya minyak tanah dan solar di wilayah Jakarta Utara, Sutiyoso menilai kuat adanya indikasi penyalurannya yang salah alamat. Ia khawatir minyak tanah yang disalurkan Pertamina untuk rumah tangga dilarikan ke luar negeri untuk diselundupkan.

Ia tidak menampik dugaan bahwa minyak tanah asal Jakarta diselundupkan ke negara tetangga Indonesia, termasuk Timor Leste. “Saya khawatir minyak tanah itu dilarikan, apalagi pengawasan laut kita lemah,” katanya.

Sutiyoso mengungkapkan niatnya untuk menjadikan penertiban distribusi minyak tanah di Jakarta sebagai pilot project nasional. Rencana penertiban distribusi minyak tanah itu, menurutnya, tengah digodok bersama Pertamina.

“Kita akan mengambil porsi yang bisa kita lakukan, artinya di titik pangkalan, di titik sebelum itu harus menjadi tanggung jawab Pertamina,” kata Sutiyoso.

ahmad fikri

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kepala Polda Minta Pompa Bensin Dijaga
Konsumsi BBM PLN Meningkat
Jatah Premium di Palembang Dikurangi
Menteri: Pertamina Menanggung Kelebihan Kuota BBM
Presiden,"Jangan Disebar-sebarkan Kabar BBM Mau Naik Lagi."
Premium Akan Diganti Pertamax pada Hari Libur
Solar di Bangka Belitung Rp 5.500 perliter
Biaya Pokok Pembuatan BBM Rp 29 Triliun
Kelangkaan BBM Masih Terjadi
Pemerintah Siapkan Tiga Kebijakan Hemat BBM
> selengkapnya...


Referensi

Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data