Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sistem Penerimaan Siswa SMA di DKI Bikin Bingung
Selasa, 05 Juli 2005 | 16:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sistem penerimaan siswa SMA baru dari luar DKI berpusat di SMAN 70 bikin bingung. Memasuki hari kedua penerimaan siswa baru para pengelola tak bisa memberi penjelasan dengan baik kepada para orang tua siswa. "Saya dibiarkan menunggu lama tanpa kepastian, sementara anak saya harus segera mendaftar dan waktunya tinggal satu hari,"ujar Syaiful, orang tua seorang calon Siswi SMA 34 Jakarta.

Para orang tua harus mengantri berjam-jam untuk mendapatkan surat tanda bukti dari SMAN 70 yang bakal digunakan mendaftar ke SMA-SMA negeri di wilayah DKI, khususnya Jakarta Selatan pada 8 Juli. Para petugas tampak tidak mengerti tugasnya. "Kami tidak mengetahui sistem ini dengan jelas. Kami hanya ditunjuk oleh Dikmenti sebagai penyedia tempat,"ujar seorang petugas. Karena itulah, ebberapa orang tua kesal, dan terjadilah kericuhan. "Kami kecewa, sudah sejak kemarin mengantri, dan merasa dipimpong petugas,"kata Syaiful.

Untung saja kericuhan tidak berbuntut anarki. Adrian, seorang siswa SMP Penabur, mengaku juga kerepotan dengan sistem ini. Meski memiliki nilai rata-rata sembilan, ia masih pesimis bisa diterima di SMA Negeri Jakarta Selatan. "Masih terus berharap,"ujarnya.

Kepala sub Dinas Dikmenti, Katiyono, menyayangkan sikap orangtua yang terlalu banyak mengeluh tersebut. "Biarkan saja proses berlangsung. Kalau mengeluh berarti tidak sayang anak,"ujarnya.

Rengga Damayanti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Si Jenius yang Religius | 11 April 2005
Album | 28 Pebruari 2005
Berpacu Melawan Keterbatasan | 31 Januari 2005
Yang Bangkit di Bawah Tenda | 31 Januari 2005
Surat Pembaca | 24 Januari 2005
Berprestasi atau Tidak, Tergantung Ibu  | 29 Desember 1998
Nasib Mahasiswa  | 29 Desember 1998
Guru Autisme  | 22 Desember 1998
Dilatih Berani Bertanggung Jawab  | 22 Desember 1998
Carilah Pemimpin Sampai ke Amerika  | 22 Desember 1998
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana sekolah Pelita Harapan di Karawaci, Tangerang , 11 Mei 2001 [ Koran TEMPO/ Bodi CH; K2A/70/2001; 20010629 ]. Suasana melihat hasil Sipenmaru/ UMPTN di Senayan, Jakarta [TEMPO/ Rini PWI; 3d/486/91; 2001/05/23].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Unisma Gandeng Iowa Tingkatkan Mutu Pendidikan
60 Persen Pengidap HIV/AIDS di Sumut Tertular Melalui Narkoba
BOS Bayari Sekolah Siswa di NTB
50 Persen Siswa Menengah Aceh UtaraTak Lulus
30 Persen Lulusan SD di Purwakarta Tak Melanjutkan ke SMP
LSM: Draf Kurikulum Sejarah Mengandung Konspirasi
Pemerintah Tetap Pakai Kurikulum Sejarah 1994
PKI Sudah Tak Ada Dalam Buku Kurikulum Sekolah
Janji Surga Presiden Yudhoyono
19 Persen Anak Usia Sekolah Putus Sekolah
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Ujian Negara
Sebuah Hajat dengan Seribu Kebijakan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data