|
Bogor
Warga Masih Ketakutan Diserang Buaya
Senin, 04 Juli 2005 | 13:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Puluhan orang warga Kampung Carangpulang, Desa Cikarawang, Dramaga, Kabupaten Bogor, masih memburu buaya lainnya di Sungai Ciapus dan Situ Burung, mereka yakin masih ada enam buaya lain yang belum tertangkap.
Sebelumnya 30 Juni lalu seokang buaya sepanjang 2,3 meter berhasil ditangkap warga setempat. Namun sampai saat ini belum seorangpun mengaku pemilik buaya itu. Keadaan ini membuat warga masih dicekam rasa ketakutan diserang buaya.
Buaya yang ditemukan Eman, 26 tahun, warga RT 01/06
berhasil ditangkap berkat bantuan Suhandi, Usman,
Irwan, Tisna dan Endang, kini buaya liar itu menjadi
tontonan pengunjung yang ingin melihat dari dekat
satwa melata yang buas ini.
Emang sengaja membuat kandang darurat ukuran 3 x 4 meter di halaman rumahnya dilengkapi kubangan air. Untuk pengamanan mulut buaya masih terpaksa diikat tambang plastik.
Dua hari lalu, warga menolak ketika buaya temuannya
akan dibawa oleh LSM Penyelamatan Satwa Gadog, karena
mereka belum mengetahui siapa pemiliknya, apalagi
warga sempat dijanjikan akan meenerima uang sebesar Rp
3 juta jika berhasil menangkap satu dari tujuh ekor buaya
yang lepas dari penangkarannya diperkirakan dari
daerah Laladon, Ciomas, Bogor.
"Saya menolak ketika buaya itu akan dibawa oleh LSM
dari Gadog, sebelum tahu siapa pemilik buaya, kami
akan menanyakan apakah betul buaya yang lepas dari
kandangnya jumlahnya ada tujuh," tutur Eman.
Alasan Eman dan teman-temannya sangat wajar karena hingga saat ini beriat yang berkembang masih ada enM ekor buaya lagi yang belum tertangkap, hal inilah yang membuat warga
Desa Cikarawang masih ketakutan.
Deffan Purnama-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|