|
Nur Mahmudi : Semua Kontrak Kerja Pemda Depok Akan Diaudit
Sabtu, 02 Juli 2005 | 13:20 WIB
TEMPO Interaktif, Depok:Penghitungan suara sementara hasil pemungutan suara pemilihan kepala daerah Kota Depok menunjukkan Nur Mahmudi Ismail, calon wali kota dari Partai Keadilan Sosial, mengungguli empat pasangan calon lain. Terutama saingan terdekatnya, bekas Walikota Depok yang lalu, Badrul Kamal, yang didukung Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa.
Nur Mahmudi menyatakan telah menyiapkan beberapa program kerja pada dua bulan pertama kepemimpinannya kelak. "Saya akan fokus pada program penertiban yang tidak memerlukan biaya, menunggu Anggaran Biaya dan Belanja Daerah 2006 nanti,"ujarnya di kediamannya, Depok, Jumat (1/7).
Tugas terberat, yang menjadi target Nur dalam kepemimpinannya adalah, mengubah perilaku pemerintah daerah dari penguasa menjadi pelayan. Nur yakin, jika sikap ini dicapai, akan berimbas ke pemerintahan daerah yang jauh lebih baik dan bersih. "Perlu proses psikologi juga karena banyak yang akan gerah. Tapi, saya yakin tidak semua birokrat jelek,"ujarnya.
Nur Mahmudi akan memulai dengan rapat besar dengan seluruh pejabat dan pegawai pemerintahan untuk konsolidasi mengetahui apa yang telah mereka kerjakan dan apa ide mereka untuk perbaikan. Inilah yang ditakuti banyak pihak yang pernah berkuasa di masa lalu, Nur juga akan melakukan evaluasi dan menghadirkan auditor untuk mengaudit semua kontrak-kontrak kerja, program, dan keuangan pemerintahan sebelumnya. "Saya akan perkokoh kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan profesionalisme mereka,"katanya.
Menurut Nur, kontrak dan tender yang sudah ada boleh tetap berjalan, dengan catatan posisinya hanya sebagai pengawas. "Saya ingin memposisikan diri untuk memulai dari nol. Jangan sampai saya disalahkan karena kesalahan pemerintah sebelumnya,"kata Nur sambil tersenyum.
Suliyanti Pakpahan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|