|
PT KAI: Tidak Ada Kerusakan Sistem Sinyal
Jum'at, 01 Juli 2005 | 17:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Humas Daerah Operasi I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Akhmad Sujadi menegaskan bahwa tabrakan dua kereta rel listrik di Pasar Minggu, Kamis (30/6) sore bukan akibat kerusakan sistem sinyal. “Dari bagian sinyal mengatakan tidak ada kerusakan,” ujar Sujadi kepada pers Jumat (1/7).
Ia juga menegaskan tidak ada kesalahan petugas pengatur kereta di stasiun. Karena sistem sinyal yang terdiri dari roda-rel-jalur sirkuit mengirim sinyal lewat serat optik yang terkomputerisasi. “Sinyal itu bekerja otomatis,”tegasnya. Karena itu kemungkinan besar, kesalahan ada pada masinis.
Asep Darman, masinis KA 583, hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Pasar Rebo, dan belum bisa dimintai keterangan. “Kalau memang Asep mengatakan sulit mengerem dari jarak 25 meter, kami akan memeriksa kebenarannya. Ada bekas rem-remnya gak,?” ujar Sujadi.
Namun, ia tidak memungkiri kemungkinan Asep sulit mengerem diakibatkan padatnya penumpang hingga pintu tidak tertutup dan beban terlalu berat. Padahal sistem kereta bekas yang dibeli tahun 1976 seharga Rp 800 juta per gerbong dari Jepang itu menggunakan sistem pintu yang tersambung langsung ke mesin.
“Penumpang maksimal 150 orang, tapi realitasnya 380 orang. Ini merusak mesin dan menyulitkan pengereman,”jelasnya. Selain itu, tambahnya, dalam Standar Operasi dan Prosedur, saat hujan harusnya kecepatan dikurangi dari 70 km per jam menjadi 20 km per jam. Badriah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Penumpang kereta api/ KA bergelantungan dan duduk di atas kereta api saat melintas di Kemayoran Lama, Jakarta, 18 Mei 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/405/2002; 20020601 ].](/hg/photostock/2005/03/28/s_K7A40501_high_thumb.jpg) |
![Tabrakan kereta api/ KA di Ratu Jaya, Depok [ TEMPO/ Donny Metri ; 20d/285/94; 20010322].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010401-082](/hg/photostock/2005/01/28/s_BUStabrak3_high_thumb.jpg) |
|
|
| Tabrakan Kereta Api Ratu Jaya
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|