Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Tragedi Pasar Minggu Melahirkan
Jum'at, 01 Juli 2005 | 10:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Korban kecelakaan kereta api di Pasar Minggu, Ida Nurhayati (35 thn), warga Bojong Gede, melahirkan di Rumah Sakit Siaga, Pejaten pukul 23.50 WIB melalui operasi sexio Caesar. Ida melahirkan anak perempuan dengan berat 2,4 kg dan panjang 44,5 cm.

“Sang anak sudah diberi makan glukosa. Ibunya juga sehat,” Bidan Titi kepada Tempo Jumat (1/7) pagi.

Ida sehari-hari berjualan ikan dari rumah ke rumah di Bojong Gede . Setiap hari ia pergi ke Jakarta Kota untuk membeli ikan di Muara Angke. Namun, karena sedang mengandung 9 bulan, kali ini ia pergi ditemani Slamet (35 thn) dan kedua anaknya yaitu Aditia (5 thn) dan Hesti (10 thn).

Saat itu, Ida duduk tepat di belakang pintu kabin masinis di atas ember ikan sambil memangku Aditia. Sementara itu, Hesti duduk di ember lainnya, dan Slamet berdiri. Ketika kereta sampai di Stasiun Depok Baru, Slamet meminta istri dan anaknya turun karena kereta penuh. Tapi Ida menolak karena di luar hujan deras.

Ketika kereta berangkat dari Stasiun Tanjung Barat menuju Stasiun Pasar Minggu, tiba-tiba Ida mendengar suara orang di kabin berteriak-teriak “Astaghfrullah, Astaghfirullah..” Ida menduga ada yang jatuh atau tertabrak kereta.

Namun, tak lama berselang, tiba-tiba terdengar benturan keras dan pandangannya gelap. Ketika sadar, ia sudah tertimpa banyak orang. Ia sempat mengeluh, “Pak jangan tiban saya, saya sedang hamil.” Tapi orang-orang itu juga tidak dapat bangun karena satu sama lain saling menimpa. Saat itulah Ida merasa ada cairan yang keluar dari rahimnya. Ia panik dan mencari kedua anaknya yang juga tak sadarkan diri.

Tidak lama anak-anaknya ditolong turun sementara ia sendiri digendong Slamet keluar. Setibanya di bawah, mereka langsung menyetop taksi dan minta diantar ke rumah sakit terdekat.

Slamet menderita patah pergelangan tangan, Aditia cedera di kepala, Hesti luka di belakang telinga, sementara Ida luka-luka di kepala dan lengan kirinya patah dan saat ini air ketubannya pecah. Badriah dan Oktamandjaya

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mereka yang Menggerakkan Roda  | 26 Januari 1999
Antara Tanahabang dan Rangkasbitung  | 26 Januari 1999
KA Jabotabek: Sebuah Mimpi Buruk  | 26 Januari 1999
Kereta Liar Penguji Nalar  | 22 Desember 2003
Surat Pembaca | 11 Agustus 2003
Banjir Menggugat Pemerintah  | 18 Maret 2002
Menarik Gerbong Sepanjang Malam  | 04 Pebruari 2002
Lambaian Rupiah di Stasiun Siluman  | 04 Pebruari 2002
Maut Mengintai di Jalur Besi  | 04 Pebruari 2002
Jembatan KA Yang Roboh | 08 Januari 1977
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penumpang kereta api/ KA bergelantungan dan duduk di atas kereta api saat melintas di Kemayoran Lama, Jakarta, 18 Mei 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/405/2002; 20020601 ]. Tabrakan kereta api/ KA di Ratu Jaya, Depok [ TEMPO/ Donny Metri  ; 20d/285/94; 20010322].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010401-082
Penumpang Kereta Api
Tabrakan Kereta Api Ratu Jaya
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Korban Tragedi Pasar Minggu Mulai Pulang Ke Rumah
Direktur Utama PT KAI Belum Bisa Memastikan Penyebabnya
Bagaimana Kecelakaan Terjadi?
Alwi Shihab dan Hatta Radjasa Kunjungi Korban
Hatta Radjasa : Presiden Sudah Tahu dan Prihatin
Kereta Disingkirkan dari Pasar Minggu Malam Ini
Polisi Mengaku Telah Tahan Masinis Kereta
KRL Ekonomi Melanggar Sinyal
14 Korban Kecelakaan Kereta di RS Fatmawati
Ratusan Penumpang KRL Bogor Terhambat
> selengkapnya...


Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]


Berita Terakhir

Hendarman Periksa Kepala Kejaksaan yang Loloskan David Nusa
Pemerintah Diminta Naikkan Cukai Rokok
Trendi Berkampanye Secara Estafet
Kalla Minta Direksi Merpati Dirombak
Gusti Randa Batal jadi Calon Walikota Padang

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data