Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kecelakaan KA di Rawa Bambu

Direktur Utama PT KAI Belum Bisa Memastikan Penyebabnya
Jum'at, 01 Juli 2005 | 03:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI) belum bisa memastikan penyebab utama kecelakaan kereta api di Tanjung Barat Jakarta. "Kami masih menunggu hasil dari komite nasional keselamatan transportasi (KNKT),"kata Direktur Utama PT. KAI Omar Bertho.

Omar mengunjungi korban kecelakaan di Rumah Sakit Siaga Raya Pasar Minggu bersama Menteri Negara BUMN Sugiharto. Dalam kunjungan Omar dan Sugiharto sempat berdialog dengan para korban dan keluarganya. "PT. KAI merupakan BUMN milik pemerintah yang fokusnya public service. Maka kami harapkan ke depan PT. KAI dapat memperbaiki kinerjanya dan membuat kereta jadi lebih baik, terutama lebih aman. Gerbong-gerbong yang sudah tua harus segera diganti,"kata Sugiharto.

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mereka yang Menggerakkan Roda  | 26 Januari 1999
Antara Tanahabang dan Rangkasbitung  | 26 Januari 1999
KA Jabotabek: Sebuah Mimpi Buruk  | 26 Januari 1999
Kereta Liar Penguji Nalar  | 22 Desember 2003
Ketika Musim Calo Tiba | 17 November 2003
Surat Pembaca | 11 Agustus 2003
Nasib Stasiun Semut  | 23 Juni 2003
Seruan yang Tak Sampai  | 23 Juni 2003
KAI Ubah Strategi | 17 Maret 2003
Inka Pasok KA Jabotabek  | 10 Maret 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penumpang kereta api/ KA bergelantungan dan duduk di atas kereta api saat melintas di Kemayoran Lama, Jakarta, 18 Mei 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/405/2002; 20020601 ]. Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Indra Setiawan (kanan) didampingi Dirut PT Kereta Api Indonesia/KAI, Omar Berto (kiri) menjawab pertanyaan anggota dewan dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu,  13 November 2002. Pada kesempatan ini dibahas mengenai kesiapan semua angkutan darat, laut dan udara untuk mengantisipasi lebaran/Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2003.
[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021223]
Penumpang Kereta Api
Indra Setiawan dan Omar Berto
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bagaimana Kecelakaan Terjadi?
Alwi Shihab dan Hatta Radjasa Kunjungi Korban
Hatta Radjasa : Presiden Sudah Tahu dan Prihatin
Kereta Disingkirkan dari Pasar Minggu Malam Ini
Polisi Mengaku Telah Tahan Masinis Kereta
KRL Ekonomi Melanggar Sinyal
14 Korban Kecelakaan Kereta di RS Fatmawati
Ratusan Penumpang KRL Bogor Terhambat
Jurusan Pasar Minggu-Depok Hanya Satu Jalur Rel
Korban Masih Berdatangan di RS Pasar Rebo
> selengkapnya...


Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Kereta Api Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Tim Khusus Akan Mengecek Kelayakan Gondola
Larikan Mobil Polisi, Pemabuk Tewas
Hillary Clinton Tolak Pencalonan McCain dan Palin
Introspeksi Gaya PSP
Sejumlah Calon Legislator Dicalonkan Dua Partai

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data