|
Penyebab Kecelakaan Kereta di Pasar Minggu
KRL Ekonomi Melanggar Sinyal
Kamis, 30 Juni 2005 | 18:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Humas Daerah Operasi I PT Kereta Api, Ahmad Sujadi, menjelaskan, tabrakan di lintasan antara stasiun Tanjung Barat-Pasar Minggu terjadi karena adanya kesalahan pada dua kereta yang melintas di lintasan sama. Inilah kronologi versi Ahmad.
1. Awalnya KRL ekonomi bernomor 221 mogok di lintasan blok 201 (blok pengatur sinyal).
2. Karena ada kereta yang mogok di lintasan tersebut, secara otomatis sinyal di blok tersebut menyala merah. Kereta yang datang berikutnya di lintasan sama, yakni Pakuan Ekpres KA 585, berhenti di blok berikutnya yakni blok 202. Mereka harus menunggu kereta di depannya berangkat.
3. Namun saat Pakuan berhenti, ada kereta lain yang datang yakni KA 583. Kereta ekonomi itu pun menabrak Pakuan dari arah belakang.
4. Menurut Ahmad, seharusnya kereta ekonomi berhenti di blok sebelumnya, yakni blok 203. Sebab, jika ada kereta yang berhenti di blok 202, sinyal di blok 203 seharusnya menyala merah dan kereta berikutnya harus berhenti. "Kami belum tahu penyebab Kereta 583 terus jalan," kata dia. Ramidi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Penumpang kereta api/ KA bergelantungan dan duduk di atas kereta api saat melintas di Kemayoran Lama, Jakarta, 18 Mei 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/405/2002; 20020601 ].](/hg/photostock/2005/03/28/s_K7A40501_high_thumb.jpg) |
![Tabrakan kereta api/ KA di Ratu Jaya, Depok [ TEMPO/ Donny Metri ; 20d/285/94; 20010322].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010401-082](/hg/photostock/2005/01/28/s_BUStabrak3_high_thumb.jpg) |
|
|
| Tabrakan Kereta Api Ratu Jaya
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|