|
Jurusan Pasar Minggu-Depok Hanya Satu Jalur Rel
Kamis, 30 Juni 2005 | 18:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kereta listrik dari arah Depok menuju Pasar Minggu atau sebaliknya kini harus bergiliran menggunakan satu jalur rel. Akibatnya, para penumpang telantar dan memilih jalan kaki.
Penggunaan satu jalur ini karena satu jalur lainnya tak bisa dilewati akibat tubrukan kereta di Rawa Bambu, Pasar Minggu, sore ini. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan pun kini macet total. Apalagi, hujan deras masih mengguyur kawasan Pasar Minggu.
Dua kereta listrik jurusan Bogor-Jakarta bertabrakan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.00 Wib. Korban diperkirakan cukup banyak, karena dua gerbong pertama dari masing-masing kereta dilaporkan rusak berat.
Kecelakaan ini melibatkan KRL Ekspres Pakuan dan KRL Ekonomi dari jurusan yang sama. KRL Ekspres disebutkan ditabrak dari belakang oleh KRL Ekonomi.
Berdasarkan pemantauan Tempo, semua korban kini telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan. Mereka dibawa ke Rumah Sakit Siaga Raya, Rumah Sakit Pasar Rebo, dan Rumah Sakit Fatmawati.
Kini, sejumlah ambulans masih disiagakan. Unit mobil pemadam kebakaran dan mobil generator listrik juga didatangkan, untuk memberikan penerangan di malam hari.
Kondisi gerbang pertama kereta yang menubruk tampak hancur. Namun, tidak tampak terjadi kerusakan rel. Arie Basuki
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Penumpang kereta api/ KA bergelantungan dan duduk di atas kereta api saat melintas di Kemayoran Lama, Jakarta, 18 Mei 2002. [ TEMPO/ Lourentius EP; K7A/405/2002; 20020601 ].](/hg/photostock/2005/03/28/s_K7A40501_high_thumb.jpg) |
![Tabrakan kereta api/ KA di Ratu Jaya, Depok [ TEMPO/ Donny Metri ; 20d/285/94; 20010322].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010401-082](/hg/photostock/2005/01/28/s_BUStabrak3_high_thumb.jpg) |
|
|
| Tabrakan Kereta Api Ratu Jaya
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|