|
Pemda dan Dewan Saling Tunggu Soal Judi
Kamis, 23 Juni 2005 | 20:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan, pihaknya menunggu rekomendasi DPRD Provinsi untuk menangani masalah judi di wilayahnya. “Kita tunggu rekomendasinya, kan sebagian masyarakat minta itu dibasmi habis-habisan ternyata itu gak bisa, tapi banyak masyarakat yang ingin (lokasi judi) eh diisolir pada suatu tempat,” katanya di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (23/6).
Menurutnya, pilihan untuk mengisolasi lokasi judi di satu wilayah DKI Jakarta merupakan sebuah alternatif. “Tapi saya tunggu maunya dewan seperti apa,” katanya.
Sambil menunggu itu pihaknya akan mengkaji alternatif itu dengan mengajak semua pihak untuk menyumbang saran, termasuk ulama.
Sehari sebelumnya, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta memperingati ulangtahun ibukota ke 478, lembaga legislative itu meminta agar Pemerintah DKI Jakarta mencermati merebaknya praktek perjudian dalam bentuk apapun di ibukota yang sudah meresahkan masyarakat. Sikap dewan yang dibacakan Ketua DPRD DKI Jakarta Ade Surapriatna mengatakan, agar eksekutif mengambil langkah serius dalam pemberantasan judi, khususnya dilingkungan masyarakat kecil.
“Pada prinsipnya Dewan akan mendukung seitap langkah yang ditempuh pihak Eksekutif menyangkut kebijakan penertiban perjudian di ibukota,” kata Ade.
Menanggapi sikap politik itu, Sutiyoso mengatakan, akan mengkaji alternatif-alternatif yang ada menghadapi persoalan judi. Termasuk ide, lokalisasi perjudian itu.
Ia sempat menyebut Pulau Seribu sebagai wilayah yang dulu sempat ramai dibicarakan menjadi lahan tujuan isolasi perjudian DKI Jakarta. Ditempatkan di lokasi tersebut, menurutnya, masih belum menjamin wilayah lain di Jakarta akan bebas judi.
Soal ide itu, Sutiyoso mengaku banyak pengusaha yang menghubunginya. “Walah kalau yang kayak gitu udah royo’an,” katanya.
ahmad fikri
INDEKS BERITA LAINNYA :
|