|
KPU Depok Tambah Surat Suara
Kamis, 23 Juni 2005 | 14:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kota Depok akan mencetak 7.500-10.000 surat suara baru ke pemenang tender PT Wahyu Abadi dengan harga Rp 467 perlembar. ?Jumlah pemilih tambahan baru terakumulasi nanti malam, karena DPT susulan dibuka hingga malam nanti,? kata Kepala Bagian Teknik Penyelenggara KPUD, Solihin Yusuf Sudarman kepada Tempo, di Depok, Kamis (23/6).
Penambahan ini untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah pemilih pada pemilihan kepala daerah 26 Juni mendatang. Sebelumnya, KPUD telah mencetak surat suara sebanyak 924.250 untuk 899.887 pemilih. Dari keseluruhan surat suara itu, dua kecamatan melaporkan 36 surat suara cacat karena sobek atau cetakannya tidak bagus, 28 dari kecamatan Pancoran Mas dan 12 dari kecamatan Limo. ?Kami masih menunggu laporan empat kecamatan lainnya,? ujar Yusuf.
Untuk jumlah TPS dan logistik lain seperti tinta, kartu pemilih, bilik, dan kotak suara tidak ada penambahan. Pemilih baru hanya akan mendapatkan surat tanda telah terdaftar sebagai pemilih dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat. ?Waktu untuk mencetak kartu pemilih tidak sempat. Mereka akan disisipkan ke TPS-TPS yang sudah ada,? kata Yusuf.
Seluruh logistik, kata Yusuf, akan disiapkan di TPS pada 25 Juni. Setiap Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di 1.917 TPS akan mendapatkan dana Rp 1.350.000 dengan perincian honor untuk ketua Rp 150 ribu, honor untuk enam anggota dan dua perlindungan masyarakat (linmas) masing-masing Rp 100 ribu dan untuk operasional Rp 400 ribu.
Pukul 00.00 WIB tadi, petugas sekretariat KPUD bersama panitia pengawas, satuan polisi pamong praja, kepolisian, dan tim kampanye telah mulai menertibkan spanduk-spanduk sebagai tanda berakhirnya masa kampanye. ?Kami baru menertibkan 300 buah, hingga Sabtu (25/6) nanti, kami harap tim kampanye bertanggung jawab untuk menertibkan sisanya,? ujar Kasubag Program, Rusli Arief, yang memimpin penertiban.
suliyanti pakpahan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|