|
Pantai Utara Tangerang Daerah Endemik Muntaber
Kamis, 23 Juni 2005 | 12:47 WIB
TEMPO Interaktif, Tangerang:Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan wilayah pantai utara utara (pantura) Kabupaten Tangerang sebagai endemik diare atau muntaber. Saat ini, delapan desa yang berada di Kecamatan Pakuhaji dan Sepatan dinyatakan daerah yang paling endemik muntaber. "Desa-desa itu penyumbang terbesar korban pada KLB (Kejadian Luar Biasa) muntaber tahun ini,"kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Dr. Bakhtiar Oesman, Kamis (23/6).
Delapan desa itu: empat desa di Kecamatan Sepatan ;Tarakan, Kampung Kelor, Tanah Merah dan Kayu Agung. Empat desa lainnya di Kecamatan Pakuhaji ; Pakuhaji, Keramat, Sukawali, dan Bonisari. Menurut Bakhtiar, penanganan muntaber saat ini dikonsentrasikan di Sepatan, Pakuhaji, Sukadiri, serta mewaspadai kecamatan-kecamatan lain agar siaga untuk penanganan kasus. "Di kecamatan lain seperti Rajeg dan Pasar Kemis juga telah temukan satu hingga tiga kasus,"katanya. Bakhtiar.
Menurut Bakhtiar, kasus muntaber yang terjadi di Kabupaten Tangerang pertama kali ditemukan di desa Tarakan, Sepatan, pada 8 Juni yang lalu. Saat itu, kasus melonjak dari 1-2 kasus perhari menjadi 5-6 kasus perhari. "Selama empat hari itu ada kondisi yang fluktuatif,"katanya. Pada Jumat (17/6) terjadi kenaikan kasus yang sangat tinggi sampai hari ini Kamis (23/6). "Dan kami menetapkannya sebagai kejadian luar biasa,"ujarnya.
Joniansyah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|