|
Rebutan Lahan , Jawara Betawi Tewas
Senin, 20 Juni 2005 | 18:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mustaqim, 52 tahun, yang dikenal sebagai jawara Betawi tewas menyusul bentrokan massa Betawi versus Ambon yang mempeebutkan lahan kosong yang diduga milik Pertamina di Mampang, Jakarta Selatan yang berlangsung dari Sabtu (18/6) hingga Senin (20/6) pagi.
Hingga Senin (20/6) bentrok dua massa yang jumlahnya ratusan itu semakin sengit, dimana dua kubu saling menyerang. Mereka berasal dari dua kubu Betawi dan Ambon, hal ini terlihat dari bentuk fisik dan aksen bahasa mereka. Meski telah dijaga aparat keamanan, namun massa yang jumlahnya lebih banyak tak bisa ditaklukan.
Akibatnya Senin (20/6) pagi hari, Mustaqim yang dikenal sebagai jawara Betawi tewas mengenaskan dalam bentrokan tersebut. Aparat kepolisian tak bisa berbuat banyak atas kematian Mustaqim. Meski mereka tetap berjaga-jaga hingga kini. "Mereka itu rebutan lahan, padahal mereka bukan penduduk setempat," ujar Komisaris Polisi Suzana Saras, Kepala Kepolisian Resort Mampang, Jakarta Selatan, Senin (20/6).
Mustaqim ditemukan tewas di lahan kosong, Gang Damai Rt 01/02, Jalan Kapten Tendean, Mampang Jakarta Selatan. Sebelumnya Mustaqim sempat dilarikan ke RSCM, Jakarta Pusat, namun nyawanya tak tertolong lagi. Jenazah Mustaqim pukul 14.00 siang tadi telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Polisi saat ini tengah mencari pelaku, dengan mengumpulkan saksi dan bukti-bukti. "Belum ada tersangka baru saksi yang kami mintai keterangan," ujar Suzana lagi.
rengga damayanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|