|
Bentrokan Pecah, Massa Dibawa ke Polres Jakbar
Sabtu, 18 Juni 2005 | 13:49 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dalam hitungan menit Brigade Mobil (Brimob) berhasil membubarkan massa dan menangkapi puluhan orang. Sebelumnya sekitar seratus orang yang dipimpin Daud Key, mewakili ahli waris pemilik tanah, Ny. Aminah menduduki Kantor Pemasaran Perumahan Taman Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat.
Belasan tembakan peringatan diletuskan ke atas, saat polisi menyerbu massa Daud Key. Massa memecahkan kaca kantor pemasaran itu. Polisi pun memukuli mereka, sehingga beberapa diantaranya tampak berdarah-darah. Massa ada yang melawan, ada yang lari kocar-kacir. Akhirnya sekitar 50 orang dinaikkan ke atas truk, dan dibawa pergi ke Markas Polres Jakarta Barat.
Asap tampak mengepul dari dalam kantor pemasaran, massa membakar kertas dan sisa-sisa kayu. Mobil pemadam kebakaran langsung bekerja menyemprotkan air ke arah api. Sebentar saja langsung padam. Teriakan Allahu Akbar terdengar dari massa, juga makin yang bernada rasialis terlontar bertubi-tubi. "Polisi melindungi Eka Wijaya, melindungi konglomerat yang merampas tanah rakyat,"begitu suara terdengar dari arah massa.
Ibu ahli waris pemilik tanah itu Ny. Aminah di depan wartawan menangis terisak-isak. "Kami gak mau kejadian begini, kami hanya menuntut hak kami, perusahaan perumahan tak pernah membeli tanah dari kami,"katanya. Tanah milik Ny. Aminah seluas 5.500 meter, tiba-tiba dibangun perumahan. "Entah, mereka beli dari mana, tapi saya belum pernah terima duitnya,"katanya.
Oktamandjaya
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|