|
Polisi Antrisipasi Konflik Pilkada Depok
Senin, 13 Juni 2005 | 13:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Firman Gani mengatakan, ada rawan konflik dalam pemilihan kepala daerah di Kota Depok.
“Potensi itu menyangkut penghitungan suara dan tempat penyimpanan suara,” ujar Firman usai apel besar para kepala pos kamling dan kelompok sadar keamanan dan ketertiban masyarakat di Depok, Senin (13/6).
Dalam analisanya, perisapan yang relatif singkat dan baru pertama kali, berpotensi munculnya ketidakpuasan calon maupun pendukungnya. “Kami meminta bantuan keamanan swakarsa untuk mengamankan. Tanpa bantuan mereka, pengamanan oleh polisi tidak maksimal,” kata Firman.
Kepala Polres Depok Ajun Komisaris Besar Ratnawati menambahkan, pengamanan surat suara sudah dimulai dari sekarang. Bentuknya, menempatkan personil disetiap tempat pemungutan suara. “Mereka akan ikut mencatat hasil perhitungan suara. Datanya kami jadikan bukti bila ada keributan,” kata Ratnawati.
Komandan Kodim 0508 Letkol Kaveleri Lemono juga sudah menyiapkan satu pleton yang terdiri atas 30 anggota TNI.
"Mereka bersenjata lengkap dengan peluru karet dan menguasai ilmu bela," katanya.
Suliyanti-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|