Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Orangtua Nabila Laporkan Kasus Kematian Putrinya ke Polisi
Sabtu, 11 Juni 2005 | 14:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Herman dan Sainah melaporkan kasus kematian putri ketujuh mereka, Nabila, 9 bulan, ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya. "Saya minta pertanggungjawaban pemerintah, khususnya pemerintah Depok," tutur Herman pada wartawan di depan SPK hari ini (11/6).

Seperti halnya seluruh bayi di bawah lima tahun lainnya di kawasan Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi, pada 31 Mei lalu Nabila mendapat vaksin polio tetes dalam program vaksinasi polio massal pemerintah. Namun, bayi kelahiran 3 September 2004 yang sebelumnya dalam kondisi sehat itu meninggal 6 hari setelah vaksinasi.

Herman yang belum berniat meminta ganti rugi atas kematian putrinya itu menuturkan, kondisi Nabila langsung mengalami perubahan pada sore hari setelah mendapat vaksin. Badannya panas, mencret dan disertai kejang-kejang.

Nabila sempat dibawa ke Puskesmas Depok Timur dan Klinik Budi Asih Depok Timur sebelum dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong, Bogor. Namun, nyawanya tak tertolong dan akhirnya meninggal pada 5 Juni pukul 15.00 WIB.

Iskandar Sitorus dari Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan yang mendampingi pasangan suami-istri Herman dan Sainah menyampaikan, pihaknya akan memperkarakan otoritas kesehatan Depok. "Atas pasal kelalaian yang menyebabkan seseorang meninggal dunia, Pasal 359 KUHP," kata Iskandar.

Iskandar juga akan mendampingi keluarga Herman memperkarakan kasus ini secara perdata. "Senin (13/6) kami akan ajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Depok," kata dia.

Indriani Dyah Setiowati


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hati Bayi Kembar Siam Nurlela Berhasil Dipisahkan
Balita Tewas Akibat Vaksinasi Polio Diteliti
Rumah Sakit dan Terminal Tak Banyak Dikunjungi Balita
Anak Jalanan Merengek Minta Vaksin Polio
Petugas Imunisasi Mulai Sweeping Balita
Bekasi Kurang Persiapan Hadapi Vaksinasi Polio
Vaksin Polio Siap Beredar di Cilandak Timur
1.632 Balita di Yogyakarta Kurang Gizi
6,4 juta Balita di Tiga Provinsi Siap Diimunisasi Polio
Bio Farma Akan Jelaskan Vaksin Polio
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2005>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data