|
Penyampaian Visi Misi Walikota Depok Diwarnai Pro Kontra
Kamis, 09 Juni 2005 | 12:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari ini, lima pasang calon Walikota Depok menyampaikan visi misinya pada Harrapat Paripurna di DPRD dalam hari pertama kampanye pemilihan Kepala Daerah. Acara sempat terputus karena Ketua Fraksi Partai Demokrat, Rintisyanto, menuntut KPUD mengumumkan daftar kekayaan semua pasang calon. "Dalam PP No 6 tahun 2005 dan UU No 32 tahun 2004, harta kekayaan mereka harus diumumkan sebagai persyaratan mereka maju sebagai calon," kata Rintis kepada pimpinan sidang.
Fraksi Partai Demokrat mengancam walk out dari sidang jika salah satu syarat utama itu tidak segera diumumkan. "Kami tidak mau lembaga ini cacat dan menuai masalah dikemudian hari," kata Rintis.
Di luar Gedung rapat Paripurna yang dihadiri anggota DPRD, jajaran pemerintah Kota Depok, LSM, dan Ormas, ratusan massa yang memakai kaos Badrul Kamal dan Syibaddun, pasangan calon dari Golkar sudah menunggu bersiap mendampingi dalam pawai yang akan dilaksanakan nanti siang. Ketua tim kampanye Yus Ruswandi dan Dipowongso, Bernhard, menuduh tim kampanye baru tidak menyepakati kesepakatan. "Dalam pertemuan seluruh tim kampanye tanggal 4 Juni kemarin, kami sepakat tidak akan membawa massa dalam kampanye damai hari pertama ini," ujar Bernhard yang mengaku melarang massanya ikut dalam iringan pawai nanti siang.
Tim kampanye Badrul yang juga anggota DPRD Fraksi Golkar, Babay Suhaeni, menyatakan tidak dapat mengusir simpatisan Badrul yang hadir dan ingin ikut berpawai. "Masa kami mengusir mereka," katanya sambil tersenyum.
suliyanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|