|
Terima Telepon Ancaman Pengeboman
Tim Antiteror Sisir Departemen Perdagangan
Selasa, 07 Juni 2005 | 16:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kantor Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, hari ini menerima ancaman pengeboman melalui telepon. "Ancaman diberikan melalui pesan singkat (SMS)," ujar Anwar Wahab, pejabat di Inspektorat Jenderal Departemen Perdagangan, yang mengaku menerima pesan tersebut.
Isi pesan, menurutnya, menyatakan bahwa seseorang telah menyelinap ke kantor Marie Pangestu itu pada pukul 06.30 WIB. Penelepon menyebutkan, bom telah diletakkan di lantai 12, yang yang merupakan ruang Inspektorat Jenderal. Dikabarkan dalam pesan tersebut, bom akan meledak pada pukul 16.10 WIB -- yang ternyata tidak terbukti.
"Pesan saya terima pukul 15.15 WIB. Namun, saya telepon balik tidak ada jawaban. Mailbox," ujar Anwar.
Ia mengaku langsung memberitahukan pada petugas satuan pengamanan gedung. Laporan tersebut diteruskan kepada pihak kepolisian dan unit Gegana.
Saat ini, Tim Gegana telah berada di lokasi untuk melakukan penyisiran. Sementara para pegawai di lingkungan Departemen Perdagangan telah meninggalkan ruangan kerjanya.
Sebagian dari mereka langsung meninggalkan area kantor gedung. Sebagian lainnya berdiri di halaman depan untuk melihat situasi. Rinaldi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|