|
Sidang Kasus Pembunuhan Abednego
Warga Bentangkan Spanduk Tolak Premanisme
Selasa, 07 Juni 2005 | 12:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Persidangan kasus pembunuhan Abednego Kaseh oleh Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Chrisman Siregar berlangsung damai. Sidang yang diwarnai pemasangan spanduk bertuliskan tolak premanisme ini berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/6).
Sekelompok orang berjumlah kurang lebih 100 orang memadati ruang sidang sejak pagi. Sidang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka membaur dengan pengunjung sidang yang lain sehingga sulit membedakan pendukung atau pengunjung biasa.
Suasana sidang tampak tenang meski di luar gedung di sepanjang Jalan Ampera Raya lalau lintas macet oleh banyaknya kendaraan yang parkir. Puluhan aparat didatangkan dari Polsek Pasar Minggu dan Polres Jakarta Selatan.
Rengga Damayanti-Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![R Mulawarman saat memberikan kesaksian pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].](/hg/photostock/2005/01/25/s_AR02042402_high_thumb.jpg) |
![Hakim menunjukkan bukti senjata api (pistol) kepada saksi R Mulawarman (kanan), Juan Felix Tampubolon (tengah) dan Tommy Soeharto pada sidang kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita dengan terdakwa Tommy Soeharto di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Rabu, 24 April 2002. ( Senjata tersebut diduga merupakan alat yang digunakan R Mulawarman dan Noval Hadad untuk membunuh Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2000). [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20020402].](/hg/photostock/2005/01/25/s_AR02042446_high_thumb.jpg) |
|
|
| Pengadilan Kasus Pembunuhan Syafiuddin
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|